Minggu Oktober 21 , 2018

Dibenarkan Oleh Iman - Pelajaran Surat Roma (49)

Rom 6:17)  Tetapi syukurlah kepada Allah! Dahulu memang kamu hamba dosa, tetapi sekarang kamu dengan segenap hati telah mentaati pengajaran yang telah diteruskan kepadamu.

Baca Selanjutnya: Dibenarkan Oleh Iman - Pelajaran Surat Roma (49)

 

Dibenarkan Oleh Iman - Pelajaran Surat Roma (48)

(Rom. 6:15)  Jadi bagaimana? Apakah kita akan berbuat dosa, karena kita tidak berada di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia? Sekali-kali tidak!

Baca Selanjutnya: Dibenarkan Oleh Iman - Pelajaran Surat Roma (48)

 

Dibenarkan Oleh Iman - Pelajaran Surat Roma (47)

Rom. 6:12)  Sebab itu hendaklah dosa jangan berkuasa lagi di dalam tubuhmu yang fana, supaya kamu jangan lagi menuruti keinginannya.

Baca Selanjutnya: Dibenarkan Oleh Iman - Pelajaran Surat Roma (47)

   

Dibenarkan Oleh Iman - Pelajaran Surat Roma (46)

(Rom 6:10)  Sebab kematian-Nya adalah kematian terhadap dosa, satu kali dan untuk selama-lamanya, dan kehidupan-Nya adalah kehidupan bagi Allah.

Baca Selanjutnya: Dibenarkan Oleh Iman - Pelajaran Surat Roma (46)

 

Dibenarkan Oleh Iman - Pelajaran Surat Roma (45)

(Rom 6:7)  Sebab siapa yang telah mati, ia telah bebas dari dosa.
- Kita tahu bahwa tidak ada cara lain untuk membebaskan seseorang secara tuntas kecuali dengan kematian. Orang yang telah mati bebas dari segala kewajiban dan segala tuntutan karena ia memang telah mati dan tidak bisa berbuat apa-apa. Itulah sebabnya banyak orang yang mengakhiri hidupnya sendiri karena mau “membebaskan diri” dari segala kewajibannya (tetapi bagi anak Tuhan jangan sekali-kali berpikir demikian, karena orang yang bunuh diri tidak selamat jiwanya!). Demikian juga dengan prinsip rohani, untuk membebaskan kita sama sekali dari belenggu dosa (perhambaan dosa) maka kita harus “mati”! Kematian disini bukanlah kematian jasmani, sebab bila itu adalah kematian jasmani kita juga tidak selamat bila kita mati di dalam dosa (mati sebagai orang berdosa). Tetapi kematian disini menunjuk kepada kematian secara rohani! Kapan itu terjadi? Waktu kita dibaptis! Seperti yang sudah dibahas di pelajaran yang lalu bahwa baptisan air adalah lambang kematian, penguburan dan kebangkitan kita di dalam Kristus. Jadi melalui baptisan air kita alami kematian secara rohani yakni manusia lama kita yang mati, dan sejak itu dosa tidak berkuasa lagi atas diri kita!

Baca Selanjutnya: Dibenarkan Oleh Iman - Pelajaran Surat Roma (45)

   

Halaman 9 dari 82

"Mengampuni, Mendoakan, Memberkati"

Pdt. Yusak Tjong

GPdI Lembah Dieng


Jalan Lembah Dieng H1

Malang, Jawa Timur

Indonesia

phone : 0341-551692

fax : 0341-559435