Senin May 21 , 2018

Dibenarkan Oleh Iman - Pelajaran Surat Roma (63)

(Rom 8:17)  Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia.

Baca Selanjutnya: Dibenarkan Oleh Iman - Pelajaran Surat Roma (63)

 

Dibenarkan Oleh Iman - Pelajaran Surat Roma (62)

Rom. 8:14)  Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah.

- Ayat ini menegaskan sekaligus menguatkan bahwa sebagai anak Allah kita memiliki Roh Kudus di dalam kita, jangan ragu lagi! Dan Roh Kudus inilah kunci kemenangan kita atas daging. Bagaimana caranya? Dengan berjalan menurut pimpinan Roh Kudus. Pertanyaannya sekarang, bagaimana kita bisa memahami pimpinan Roh Kudus di dalam kita? Jawaban dari pertanyaan ini bisa sangat rumit tetapi mari kita sederhanakan. Bapa Gereja Agustine menjelaskan sebagai berikut : “It’s real simple. Love the Lord and do whatever you want” (Sederhana sekali untuk mengerti pimpinan Tuhan, kasihi Tuhan dan lakukan apa yang engkau kehendaki). Walaupun kedengarannya agak ekstrim, namun ada benarnya, karena seseorang yang sungguh-sungguh mengasihi Tuhan tidak mungkin melakukan hal-hal yang menyakiti hati Tuhan. Kalau boleh saya perjelas, ada dua hal yang memagari apakah langkah kita dalam pimpinan Roh Kudus atau bukan, yakni :

Baca Selanjutnya: Dibenarkan Oleh Iman - Pelajaran Surat Roma (62)

 

Dibenarkan Oleh Iman - Pelajaran Surat Roma (61)

(Rom 8:11)  Dan jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia, yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya, yang diam di dalam kamu.

Baca Selanjutnya: Dibenarkan Oleh Iman - Pelajaran Surat Roma (61)

   

Dibenarkan Oleh Iman - Pelajaran Surat Roma (60)

(Rom. 8:8)  Mereka yang hidup dalam daging, tidak mungkin berkenan kepada Allah.

- Daging adalah musuh terbesar manusia setelah iblis. Bedanya, kalau iblis Allahlah yang dapat mengalahkannya. Iblis bukan musuh kita, kita manusia yang lemah selamanya tidak mungkin menang melawan iblis, ia terlalu kuat bagi kita. Itulah sebabnya Anak Allah harus dinyatakan untuk membinasakan iblis (Ibr. 2:14-15). Kemenangan kita atas iblis yaitu bila kita tersembunyi di dalam Yesus Kristus yang telah mengalahkan iblis. Sedangkan daging, kita sendirilah yang harus menaklukkannya. Daging adalah bagian dari peperangan kita selama kita ada di dunia ini. Ini adalah peperangan yang tiada henti sampai kita terlepas dari tubuh manusiawi kita ini.

Baca Selanjutnya: Dibenarkan Oleh Iman - Pelajaran Surat Roma (60)

 

Dibenarkan Oleh Iman - Pelajaran Surat Roma (59)

(Rom 8:4)  Supaya tuntutan hukum Taurat digenapi di dalam kita, yang tidak hidup menurut daging, tetapi menurut Roh.

- Dalam hidupNya Kristus telah memenuhi tuntutan hukum Taurat tanpa cacat cela dan dalam kematianNya Ia telah menanggung kutuk Taurat bagi kita yang berdosa. Jadi lengkaplah sudah, kita yang percaya kepadaNya dan hidup di dalam Dia mendapatkan keuntungan dua kali ganda dari apa yang telah Kristus perbuat,
1. Di dalam Kristus kita dibebaskan dari tuntutan Taurat yakni kematian, karena Kristus telah mati untuk kita.
2. Di dalam Kristus dan oleh pertolongan Roh Kudus kita dapat memenuhi apa yang Taurat inginkan. Kuncinya ialah hidup menurut pimpinan Roh Kudus.

Baca Selanjutnya: Dibenarkan Oleh Iman - Pelajaran Surat Roma (59)

   

Halaman 3 dari 79

"Mengampuni, Mendoakan, Memberkati"

Pdt. Yusak Tjong

Gereja Pantekosta di Indonesia Lembah Dieng

Jl. Lembah Dieng H1 Malang

phone (0341) 551692

fax (0341) 559435

contact : support@gpdilembahdieng.com

www.gpdilembahdieng.com