Kamis Oktober 19 , 2017

Tuhan Tidak Pernah Salah

Kesaksian Caroline    

Liburan lebaran tahun ini, suami saya mengajak pergi ke Bali. Sebenarnya saya tidak menyukai bepergian jauh, namun suami saya memaksa. Kami akhirnya berangkat bersama keluarga kakak dengan memakai 2 mobil.
Setelah memutuskan bertemu di Paiton, keluarga kami berangkat lebih dulu tanggal 5 Juli sekitar pukul 20.30, saat malam takbiran. Tidak seperti biasanya, sebelum berangkat suami saya tiba-tiba mengajak berdoa bersama agar perjalanan kami aman dan liburan kami berlangsung lancar.

Baca Selanjutnya: Tuhan Tidak Pernah Salah

 

Tuhan dan WaktuNya

Leliani - Sawojajar

Dari tahun ke tahun, kami sekeluarga selalu berharap untuk dapat memiliki rumah sendiri. Capek rasanya, kalau harus pindah-pindah terus.

Baca Selanjutnya: Tuhan dan WaktuNya

 

Sembuh Karena KasihNya

Bpk. Bambang M - Kol. Sugiyono


Salam dalam kasih Tuhan,
Pada bulan Oktober saya divonis oleh dokter bagian Urologi harus operasi. Saya cemas mengingat biayanya cukup tinggi. Tapi puji nama Tuhan, Tuhan mampukan kami melewati semua itu. Akhirnya pada tanggal 22 November saya menjalani operasi dan tanggal 26 November saya diijinkan pulang.

Baca Selanjutnya: Sembuh Karena KasihNya

   

Kesaksian Ibu Pdt. Hizkia - Malang

Saya melayani Tuhan sejak remaja sampai saat ini. Saat itu saya mengajar sekolah minggu. Di sekolah minggu bukan hanya anak-anak yang hadir, ada orang dewasa juga. Karena gembala saya orang asli dari China yang tidak bisa berbahasa Indonesia, maka saya yang disuruh mengajar Firman. Saya cemas dan bingung juga karena saya belum sekolah Alkitab, tetapi saya mau melayani. Hanya karena anugerah Tuhan, di usia saya sekarang 72 tahun, saya tetap melayani. Selama dalam pelayanan ada suka duka tetapi di tengah kedukaanpun saya tidak bosan melayani Tuhan.

Baca Selanjutnya: Kesaksian Ibu Pdt. Hizkia - Malang

 

Kesaksian Pdt. Jie Hoo Liet - Situbondo

Tahun 1946, saat saya berusia 20 tahun, saya diajak seorang teman ke peramal. Saat itu saya belum percaya Tuhan. Tukang ramal yang membaca garis tangan saya berkata bahwa saya hanya bisa hidup sampai 30 tahun saja. Saat itu saya susah dan gelisah karena umur saya berarti kurang 10 tahun lagi.

Baca Selanjutnya: Kesaksian Pdt. Jie Hoo Liet - Situbondo

   

Halaman 1 dari 14

"Mengampuni, Mendoakan, Memberkati"

Pdt. Yusak Tjong

Gereja Pantekosta di Indonesia Lembah Dieng

Jl. Lembah Dieng H1 Malang

phone (0341) 551692

fax (0341) 559435

contact : support@gpdilembahdieng.com

www.gpdilembahdieng.com