Jumat Oktober 19 , 2018

SalibNya Kemuliaanku

Pdt. Simon Kostoro
Jumat, 30 Maret 2018

Bacaan: 1Kor. 1:18; 1Kor. 2:1-2

Peristiwa salib bagi dunia memang tidak memiliki arti apa-apa, tetapi bagi kita orang percaya salib adalah segala-galanya. Oleh salib dosa-dosa kita diampuni. Oleh salib kita diangkat menjadi anak-Nya dan menikmati hidup yang diberkati. Dan oleh salib kita akan bersama dengan Tuhan dalam kemuliaan kekal. Karena itu Paulus telah memutuskan untuk tidak mengetahui apa-apa selain Yesus Kristus yang disalibkan. Salib Kristus menjadi “monumen” yang mulia yang akan tetap diingat di kekekalan sampai selama-lamanya.
Ada tiga alasan utama mengapa salib itu begitu mulia bagi kita:

Baca Selanjutnya: SalibNya Kemuliaanku

 

Janji Tuhan

Pdt. Oral Robert Wenas - Manado
Minggu, 25 Maret 2018

Bacaan: Kejadian 12:1-6

Perikop di atas menceritakan tentang bagaimana Abraham dipanggil oleh Tuhan. Kalau kita melihat dalam pasal sebelumnya kita akan mengetahui bahwa Terah, ayah Abraham, sebenarnya sudah memiliki niat untuk meninggalkan tanah kelahirannya. Namun ia memilih untuk berhenti di Haran. Mengapa? Karena anaknya, Haran, mati di tengah perjalanan, jadi ketika mereka sampai di kota Haran, kota yang memiliki nama yang sama dengan anaknya, hati Terah diliputi dengan kebimbangan. Terjadi konflik batin dalam dirinya. Dan akhirnya ia memilih untuk menetap di sana sampai akhir hidupnya.

Baca Selanjutnya: Janji Tuhan

 

Gereja Tuhan Yang Berkemenangan

Pdt. Oral Robert Wenas - Manado
Sabtu, 24 Maret 2018

Ayat Pokok: 1Samuel 17:12-16

Salah satu kisah dalam Alkitab yang banyak disukai adalah kisah peperangan antara bangsa Israel  melawan bangsa Filistin. Dan bagian yang paling di ingat dari cerita ini adalah kisah Daud melawan Goliat.

Baca Selanjutnya: Gereja Tuhan Yang Berkemenangan

   

Mengampuni VS Menghakimi

Pdp. David Sugandi
Minggu, 18 Maret 2017

Bacaan: 1Yoh. 4:8-11, Yoh. 3:16

Pertarungan terbesar dalam hidup manusia adalah mengampuni atau menghakimi. Mengampuni adalah sifat dasar Allah sebab Allah dalah kasih dan bentuk kasih adalah mengampuni. Perintah Allah jelas, supaya kita saling mengampuni bukan menghakimi. Allah sudah memberi teladan dengan mengutus AnakNya yang tunggal untuk mengampuni dosa kita. Menghakimi adalah sifat iblis dan bentuk iblis menghakimi adalah dengan mendakwa/menuduh kita (Why. 12:10). Pilihan di tangan kita, mau mengampuni atau menghakimi.

Baca Selanjutnya: Mengampuni VS Menghakimi

 

Nama Baik

Pdm. Ganda Purba
Sabtu, 17 Maret 2018

“Nama baik lebih berharga dari pada kekayaan besar, dikasihi orang lebih baik dari pada perak dan emas.” (Amsal 22:1)

Baca Selanjutnya: Nama Baik

   

Halaman 10 dari 169

"Mengampuni, Mendoakan, Memberkati"

Pdt. Yusak Tjong

GPdI Lembah Dieng


Jalan Lembah Dieng H1

Malang, Jawa Timur

Indonesia

phone : 0341-551692

fax : 0341-559435