Minggu Februari 25 , 2018

Sendiri Bersama Tuhan

Pdt. Jacky Mamahit
Sabtu, 28 Oktober 2017

Bacaan: 1 Raja-Raja 17:1-6

Setelah Salomo meninggal, Kerajaan Israel terbagi menjadi dua, yaitu Kerajaan Utara di Samaria yang terdiri dari 10 suku dan Kerajaan Selatan yang terdiri dari Suku Yehuda dan Benyamin. Kerajaan Israel kemudian dipimpin oleh Yerobeam. Karena Yerobeam takut Israel kembali bersatu dengan Yehuda, maka ia membawa Israel pada penyembahan berhala. Raja-raja Israel berikutnya bukannya bertobat, tapi justru melakukan perbuatan yang lebih lagi menyakiti hati Tuhan.

Baca Selanjutnya: Sendiri Bersama Tuhan

 

Konsistensi

Pdt. Michael Philips - Jakarta
Minggu, 22 Oktober 2017

Salomo tidak menyangka jika ia terpilih melalui ayahnya menjadi orang nomor satu di Israel. Ia memiliki kakak-kakak yang sebenarnya lebih berhak atas kedudukan sebagai raja atas Israel. Salomo dipercayakan Tuhan untuk menempati kedudukan raja di Israel.

Baca Selanjutnya: Konsistensi

 

Pengharapan

Pdt. Michael Philips - Jakarta
Sabtu, 21 Oktober 2017

Ketika Tuhan menyampaikan pesan kepada jemaat Korintus melalui Paulus, kondisi mereka saat itu sangatlah buruk. Di dalam jemaat ada perpecahan dan perselisihan. Kerohanian mereka tidak mengalami pertumbuhan. Bahkan mereka telah membuat hati mereka kembali jahat seperti sebelum mereka menjadi percaya. Karena itulah Paulus berpesan agar memegang teguh iman, pengharapan dan kasih (1 Kor. 13:13).

Baca Selanjutnya: Pengharapan

   

Mujizat Itu Nyata

Pdt. Markus Situmorang - Medan
Minggu, 15 Oktober 2017

Bacaan: 1Raj. 17:7-16

Elia adalah seorang nabi yang memberkati bangsa Israel. Saat itu Raja Ahab jatuh dalam penyembahan berhala karena istrinya Izebel sehingga meninggalkan Tuhan. Akhirnya Tuhan menghukum sehingga daerah itu terjadi kekeringan. Di tengah bencana kekeringan itu, ada seorang  janda yang mendapat mujizat. Karena kehadiran hamba Tuhan, terjadilah pertolongan Tuhan dalam hidupnya. Sebelum hal ini terjadi, Elia juga diberkati Tuhan ketika ia berada di sungai Kerit. Setiap hari Tuhan mengirimkan daging lewat burung gagak. Mujizat adalah sesuatu yang tidak masuk akal terjadi, karena Tuhan bisa mengerjakan apa saja.

Baca Selanjutnya: Mujizat Itu Nyata

 

Kekuatan Kelemahlembutan

Pdt. Yoanes Kristianus - Jakarta
Sabtu, 14 Oktober 2017

Persoalan terbanyak dalam kehidupan sehari-hari adalah disebabkan karena tidak adanya kelemahlembutan. Kelemahlembutan bukan bicara orang yang lemah atau tidak berdaya melainkan orang yang paling kuat di muka bumi ini, sebab ia dapat berjalan dalam  situasi  yang genting dengan keadaan yang kondusif. Yesus adalah manusia yang paling lemah lembut di muka bumi ini.

Baca Selanjutnya: Kekuatan Kelemahlembutan

   

Halaman 7 dari 158

"Mengampuni, Mendoakan, Memberkati"

Pdt. Yusak Tjong

Gereja Pantekosta di Indonesia Lembah Dieng

Jl. Lembah Dieng H1 Malang

phone (0341) 551692

fax (0341) 559435

contact : support@gpdilembahdieng.com

www.gpdilembahdieng.com