Selasa Agustus 21 , 2018

Jangan Putus Asa

Pdt. Simon Kostoro
Sabtu, 30 Juni 2018

Bacaan: 2Korintus 4:8-10

Surat II Korintus adalah surat pribadi yang banyak berbicara tentang pengalaman kehidupan Paulus. Dalam II Kor 4:8b dikatakan “... kami habis akal, namun tidak putus asa”, dalam terjemahan Bahasa Indonesia Sehari-hari “... kami kebingungan/frustasi, tetapi tidak sampai putus asa”. Dalam dunia ini kita menghadapi banyak masalah yang terkadang membuat kita merasa putus asa.

Baca Selanjutnya: Jangan Putus Asa

 

Pribadi Yang Dikasihi Tuhan

Pdt. Goktondi Pasaribu
Minggu, 24 Juni 2018

Bacaan: Yoh. 11:33-36

Kisah ini menjelaskan bagaimana Yesus mengekspresikan kasihNya yang besar kepada Maria di depan orang banyak. Kasih Yesus kepada Maria istimewa dan menonjol, berbeda dengan kasihNya kepada Marta, padahal Allah adil dalam mengasihi semua manusia seperti yang dikatakan dalam Yoh. 3:16 - Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini.

Baca Selanjutnya: Pribadi Yang Dikasihi Tuhan

 

Intimasi Dengan Tuhan

Pdt. Goktondi Pasaribu - Surabaya
Sabtu, 23 Juni 2018


Kenapa harus Intimasi dengan Tuhan?
Ciptaan Tuhan begitu banyak, tetapi diantara semuanya Tuhan menginginkan intimasi dengan manusia sebab kita adalah Gambar dan Rupa Allah , dan Roh Allah ditempatkan di dalam kita (Yak. 4:5). Bagaimanapun bentuk dan rupa kita kita tetap Gambar dan Rupa Allah.

Baca Selanjutnya: Intimasi Dengan Tuhan

   

Pentingnya Rasa Takut

Pdm. Stanley Piri - Gresik
Minggu, 17 Juni 2018

Lukas 22:39-46 Di Taman Getsemani
Suatu pergumulan berat yang dihadapi oleh Tuhan Yesus ketika Ia berada di Taman Getsemani, yang membuat kita menerima pengampunan dosa. Yesus mengikuti apa yang dikehendaki Bapa dalam kehidupanNya.
Dalam ayat 44 dikatakan bahwa “Ia sangat ketakutan”.  Hal ini seperti bertentangan  dengan ayat-ayat lain dalam Alkitab mengatakan supaya kita “jangan takut”. Namun disini dituliskan bahwa Yesus dalam keadaan yang sangat ketakutan dan semakin bersungguh-sungguh berdoa, bahkan peluhNya sampai seperti titik-titik darah. Dalam injil yang lain bahakan dikatakan “seperti mau mati rasanya”.

Baca Selanjutnya: Pentingnya Rasa Takut

 

Apa Yang Begitu Berharga

Pdm. Stanley Piri - Gresik
Sabtu, 16 JUni 2018

Bacaan: Markus 14:3-9

Kisah yang kita baca di atas adalah kisah mengenai seorang perempuan bernama Maria yang datang kepada Yesus dengan membawa buli-buli pualam berisi minyak narwastu. Ia kemudian memecahkan leher buli-buli itu dan mencurahkan semua isinya untuk mengurapi kepala Yesus. Dan kita harus tahu bahwa minyak yang dibawanya adalah minyak narwastu murni yang sangat mahal harganya, yang seharga tiga ratus dinar lebih. Namun Maria tidak merasa sayang dengan minyak itu, sebab baginya Yesus jauh lebih berharga dari minyak yang mahal itu.
Apakah yang berharga atau bernilai dalam hidup kita? Yang berharga dalam hidup kita tentu bermacam-macam. Bisa berupa orang yang kita kasihi, uang, status sosial, gelar, pendidikan, ataupun kebanggaan-kebanggaan lainnya. Namun tahukah Saudara bahwa apa yang Saudara anggap berharga itu akan menentukan tujuan hidup Saudara? Apa yang kita anggap berharga akan menentukan langkah yang kita ambil atau arah hidup kita ke depan. Jadi secara tidak langsung, apa yang berharga ini merupakan suatu faktor yang penting dalam menentukan pula akhir kehidupan kita kelak.

Baca Selanjutnya: Apa Yang Begitu Berharga

   

Halaman 3 dari 168

"Mengampuni, Mendoakan, Memberkati"

Pdt. Yusak Tjong

Gereja Pantekosta di Indonesia Lembah Dieng

Jl. Lembah Dieng H1 Malang

phone (0341) 551692

fax (0341) 559435

contact : support@gpdilembahdieng.com

www.gpdilembahdieng.com