Jumat Juli 20 , 2018

Perumpamaan Tentang Hamba Yang Setia dan Hamba Yang Jahat

Pdm. Ganda Purba
Minggu, 8 Juli 2018

Bacaan: Matius 24:45-51

Ayat-ayat ini merupakan bagian tentang sikap berjaga-jaga dalam menyongsong hari  kedatangan Tuhan. Menjalani hidup tanpa kesiagaan atau persiapan, berarti kita sedang mempersiapkan kehidupan kita untuk masuk ke dalam suatu bencana yang sangat besar. Pemikiran yang paling berbahaya a

Baca Selanjutnya: Perumpamaan Tentang Hamba Yang Setia dan Hamba Yang Jahat

 

sadarlah dan Berjaga-Jagalah

Pdt. Daniel Rudianto
Sabtu, 7 Juli 2018

Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.1 Petrus 5:8

Baca Selanjutnya: sadarlah dan Berjaga-Jagalah

 

Roh Kudus Melahirkan Kesepakatan

Pdt. Yusak Tjong
Minggu, 1 Juli 2018

Bacaan: Kisah Para Rasul 3:1-10

Perjalanan kerohanian kita tidak berhenti sampai ketika lahir baru dan dibaptis dengan air dan Roh Kudus. Masih ada langkah berikutnya, yaitu hidup menghasilkan buah-buah Roh. Selain itu kita juga harus memaksimalkan berbagai karunia rohani yang telah dikaruniakan oleh Roh Kudus kepada kita, baik itu karunia Roh Kudus maupun jawatan dalam gereja Tuhan. Dan kita harus terus mengerjakan ini sampai mencapai kesempurnaan gereja untuk menyongsong kedatangan Tuhan yang kedua dan masuk dalam kekekalan yang mulia.

Baca Selanjutnya: Roh Kudus Melahirkan Kesepakatan

   

Jangan Putus Asa

Pdt. Simon Kostoro
Sabtu, 30 Juni 2018

Bacaan: 2Korintus 4:8-10

Surat II Korintus adalah surat pribadi yang banyak berbicara tentang pengalaman kehidupan Paulus. Dalam II Kor 4:8b dikatakan “... kami habis akal, namun tidak putus asa”, dalam terjemahan Bahasa Indonesia Sehari-hari “... kami kebingungan/frustasi, tetapi tidak sampai putus asa”. Dalam dunia ini kita menghadapi banyak masalah yang terkadang membuat kita merasa putus asa.

Baca Selanjutnya: Jangan Putus Asa

 

Pribadi Yang Dikasihi Tuhan

Pdt. Goktondi Pasaribu
Minggu, 24 Juni 2018

Bacaan: Yoh. 11:33-36

Kisah ini menjelaskan bagaimana Yesus mengekspresikan kasihNya yang besar kepada Maria di depan orang banyak. Kasih Yesus kepada Maria istimewa dan menonjol, berbeda dengan kasihNya kepada Marta, padahal Allah adil dalam mengasihi semua manusia seperti yang dikatakan dalam Yoh. 3:16 - Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini.

Baca Selanjutnya: Pribadi Yang Dikasihi Tuhan

   

Halaman 1 dari 166

"Mengampuni, Mendoakan, Memberkati"

Pdt. Yusak Tjong

Gereja Pantekosta di Indonesia Lembah Dieng

Jl. Lembah Dieng H1 Malang

phone (0341) 551692

fax (0341) 559435

contact : support@gpdilembahdieng.com

www.gpdilembahdieng.com