Kamis Oktober 23 , 2014

Alasan Utama Mengapa Orang Kristen Gagal Mengalami Janji dan Berkat Tuhan

 

Ps. Allan Tan - Penang, Malaysia
Sabtu, 28 Juli 2012

Bacaan: 1 Korintus 10:1-11
Surat Korintus adalah surat dari Paulus untuk jemaat di Korintus. Tujuan penulisan karena Paulus mau mengoreksi hal-hal yang tidak berkenan kepada Tuhan yang terjadi di Korintus yaitu adanya perpecahan jemaat Tuhan, dosa percabulan, persoalan tentang makanan. Surat ini memotivasi orang percaya supaya tidak gagal dalam menerima janji berkat yang disampaikan melalui pemberitaan Injil.
Nenek moyang mereka yaitu bangsa Israel gagal menerima tanah perjanjian, gagal menerima berkat Tuhan padahal mereka selalu ada dalam perlindungan Allah. Allah menyertai mereka dalam wujud tiang awan dan tiang api. Mereka telah dibaptiskan saat menyeberang melewati Laut Merah, Allah memutuskan mereka dengan musuh-musuh mereka yaitu bangsa Mesir yang mengejar. Mereka makan makanan rohani dan minum minuman rohani yang berasal dari batu karang yang teguh yaitu Yesus sendiri. Seharusnya mereka tidak gagal, tetapi mereka gagal karena melakukan yang jahat dan dosa yaitu:
1. Penyembahan berhala
Bangsa Israel keluar dari Mesir dengan membawa harta kekayaan Mesir. Allah membuat orang-orang Mesir bermurah hati memberikan harta mereka kepada orang Israel. Tetapi orang Israel menggunakan harta itu untuk membuat patung lembu emas. Hati orang Israel tidak setia, mereka mengutamakan yang lain selain Allah.
2. Dosa seks/percabulan
3. Mencobai Tuhan
4. Dosa bersungut-sungut

Menurut pandangan umum, bangsa Israel gagal karena dosa di atas. Memang dosa adalah salah satu alasan, tetapi alasan utama/akarnya adalah ketidakpercayaan mereka. Perbuatan dosa adalah buah yang bisa dilihat tetapi akarnya adalah ketidakpercayaan (Ibr. 3:16-19).
Jadi iman merupakan kunci penting. Tanpa iman kita tidak berkenan kepada Allah (Ibr. 11:6). Apapun yang kita kerjakan, tanpa iman adalah dosa. Tanpa iman, tidak mungkin kita dapat mengalami berkat dan janji Tuhan. Allah mengaruniakan iman pada kita melalui FirmanNya (Rom. 10:17). Tetapi iman tidak timbul dan menjadi kuat secara otomatis. Pendengaran akan Firman tidak otomatis menimbulkan iman.
Mrk. 4:13-20 menuliskan tentang Firman Tuhan yang ditabur. Ada yang jatuh di pinggir jalan, Firman itu diterima hati yang keras sehingga tidak dapat masuk. Ada yang jatuh di tanah berbatu-batu, awalnya baik tetapi saat masalah datang, segera mati karena imannya tidak berakar. Ada yang jatuh di tanah penuh duri, orang dengan banyak kesibukan sehingga Firman itu terhimpit dan tidak bisa berbuah. Hanya ada satu tanah hati yang menerimanya, lalu berbuah dan menghasilkan iman.

Ciri tanah hati yang baik:
1. Mengerti apa yang Allah bicarakan
Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti... - Mat. 13:23. Berusahalah untuk mengerti apa yang ingin Tuhan katakan.
2. Menyambut Firman itu
Dan akhirnya yang ditaburkan di tanah yang baik, ialah orang yang mendengar dan menyambut firman itu lalu berbuah,... - Mrk. 4:20. Setiap firman yang disampaikan harus kita sambut untuk diri kita. Jangan melemparkan dengan berkata “firman ini cocok untuk si A, firman ini tepat untuk si B”. Jika kita tidak menyambut firman itu untuk kita, kita tidak akan berkembang.
3. Ketekunan
Yang jatuh di tanah yang baik itu ialah orang, yang setelah mendengar firman itu, menyimpannya dalam hati yang baik dan mengeluarkan buah dalam ketekunan - Luk. 8:15. Kita harus mengerti, menerima lalu bertekun dalam Firman itu sampai berbuah. Banyak orang gagal dalam pencobaan dan tidak percaya lagi kepada janjiNya. Lihatlah kepada Abraham yang selama 25 tahun bertekun menunggu untuk menerima janji Allah sehingga ia disebut bapa orang beriman.

Jika mau iman kita menjadi kuat, maka kita harus mendengar dan mengerti akan Firman Tuhan, menyambut dan bertekun, sehingga kita akan masuk ke dalam tanah perjanjian yang sudah Tuhan berikan bagi kita.
Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung - Yos. 1:8. (LL)

"Mengampuni, Mendoakan, Memberkati"

Pdt. Yusak Tjong

Gereja Pantekosta di Indonesia Lembah Dieng

Jl. Lembah Dieng H1 Malang

phone (0341) 551692

fax (0341) 559435

 

contact : support@gpdilembahdieng.com

www.gpdilembahdieng.com