Senin Desember 22 , 2014

Mengerti Peringatan-Peringatan Tuhan

Pdt. Yos Minandar - Tegal
Sabtu, 10 Maret 2012

Peringatan-peringatan-Mu adil untuk selama-lamanya, buatlah aku mengerti, supaya aku hidup. Mazmur 119:144

Mazmur 119:144 berisi tentang pernyataan pemazmur kepada Tuhan, bahwa peringatan-peringatan Tuhan bagi diri pemazmur itu adil, dan bagian ke 2 dari ayat ini adalah doa pemazmur, ia meminta kepada Tuhan untuk membuat pemazmur mengerti akan peringatan-peringatan Tuhan itu.

Yang dimaksud dengan peringatan-peringatan Tuhan adalah:

1. Teguran

Peringatan-peringatan Tuhan bukan saja berupa nasehat yang lembut, namun juga bisa berupa teguran Tuhan yang keras. Sebagai Bapa yang baik, Tuhan tidak hanya memberkati tetapi juga menasehati bahkan menegur anakNya dengan maksud yang baik. Tuhan mengajar orang yang dikasihiNya (Ibr. 12:6).

Terkadang Tuhan juga menegur kita melalui angin dan badai (Mzm. 107:25-30), namun di balik angin dan badai hidup yang kita alami selalu ada hikmah, yaitu dengan adanya badai membuat kita mencari Tuhan, sehingga kita makin dekat dengan Tuhan dan pada akhirnya Tuhan akan menghentikan badai itu dan Ia menuntun kita pada pelabuhan kesukaan kita yaitu tujuan yang ingin kita capai.

Kita harus belajar seperti pemazmur yang meresponi badai hidup yang ia alami dengan berdoa kepada Tuhan, ia berdoa supaya ia mengerti maksud peringatan Tuhan, sebab hidup dan mati kita ditentukan dari cara kita mengerti akan peringatan Tuhan. Jika kita menolak peringatan Tuhan maka kita akan mati, namun jika kita mau mengerti akan peringatan Tuhan maka kita akan hidup, hidup berarti kita akan mendapat bagian dalam hidup yang kekal bersama dengan Tuhan.

Yunus sudah menyimpang dari jalan Tuhan, saat Tuhan menyuruhnya untuk memberitakan Injil di Niniwe Yunus justru pergi ke Yafo dan mendapatkan sebuah kapal untuk melarikan diri ke Tarsis. Namun Tuhan mengirimkan badai kepada Yunus yang sudah keluar dari jalan Tuhan (Yun. 1:4), dan Yunus pun mengerti akan peringatan Tuhan melalui badai itu, di dalam perut ikan berdoa dan ia bertobat (Yun. 2). Betapa pentingnya untuk mengerti peringatan Tuhan yang datang kepada kita. Ketika Yunus mengerti, ia memohon pengampunan dan Tuhan memulihkan hidupnya, dan memakai kehidupan Yunus sebagai alatNya. Melalui pelayanan Yunus kota Niniwe dimenangkan bagi Tuhan.

Namun hal yang berbeda terjadi pada Yudas Iskariot, berulang kali Yesus menegur Yudas baik secara halus, dengan bahasa isyarat sampai peringatan yang keras, namun Yudas mengeraskan hatinya, ia tidak bergeming akan peringatan Tuhan yang datang kepadanya dan ia memilih untuk meninggalkan persekutuan dan masuk dalam kegelapan (Yoh. 13:21-30). Yudas menolak peringatan Tuhan, sehingga hidupnya berakhir dengan kematian.

2. Firman Tuhan

Peringatan-peringatan Tuhan bisa kita terima melalui FirmanNya yang kita dengar dalam ibadah. Betapa pentingnya kita mengerti akan Firman Tuhan yang kita dengar, apakah itu semanis madu dan susu, tongkat gembala ataukah seperti pedang. Karenanya kita harus tetap memiliki sikap seperti pemazmur yang berdoa pada Tuhan supaya kita bisa mengerti akan Firman Tuhan.

Pemazmur berkata “buatlah aku mengerti, supaya aku hidup” , kata hidup di sini memiliki arti:

1. Hidup rohani (manusia rohani/batiniah).

Walau tubuh jasmani kita semakin tua, tetapi manusia rohani kita harus semakin kuat.

2. Hidup kekal

Hidup kekal adalah hidup dalam kekekalan bersama Tuhan Yesus di sorga

Pengertian kita akan Firman Allah menentukan akhir hidup kita di sorga atau di neraka. Firman Tuhan berkata umatKu binasa karena tidak mengenal Allah yaitu kurang pengerahuan atau tidak memiliki pengertian akan Firman Allah (Hos. 4:6).

Sangat penting untuk mengerti Firman Allah, sebab

1. Firman Allah adalah sumber iman

Tuhan Yesus berkata pada saat kedatangan Nya yang ke 2, Ia akan mencari orang-orang yang memiliki iman (Luk. 18:8). Dan iman akan timbul dari pendengaran akan Firman Tuhan dan kita mengerti Firman itu (Rom. 10:17).

2. Pengertian akan Firman menentukan mati atau berbuah

Ada 4 tipe tanah, 3 tipe tanah yang pertama adalah tanah di tepi jalan, tanah yang berbatu dan tanah yang bersemak duri. 3 tipe tanah ini tidak dapat menghasilkan buah sebab benih yang ditabur tidak akan dapat berbuah. Dan hanya ada 1 jenis tanah yang dapat menghasilkan buah, yaitu tanah yang baik. Tanah yang baik akan menghasilkan buah 30, 60 bahkan 100x ganda (Mat. 13:1-9).  Tuhan menyampaikan perumpamaan tentang penabur dan 4 jenis tanah ini , supaya orang-orang yang tidak mengerti Firman Allah dapat mengerti. Betapa pentingnya kita menerima dan mengerti Firman Tuhan sehingga kita dapat berbuah seperti tanah yang baik (Mat. 13:10-11). Sebab orang yang tidak mengerti akan Firman Tuhan tidak akan berbuah (Mat. 13:19-22), namun orang yang mengerti akan berbuah-buah (Mat. 13:23).

3. Pengertian akan Firman membuat kita bertindak

Filipus diutus Tuhan untuk bertemu dengan sida-sida dari Etiopia yang saat itu sedang dalam perjalanan pulang dan ia sedang duduk dalam keretanya sambil membaca Firman Tuhan, namun tidak mengerti akan Firman itu.  Lalu Filipus datang memberitakan Firman Tuhan, sehingga sida-sida itu pun mengerti dan percaya kepada Tuhan Yesus, lalu mengambil keputusan untuk dibaptis (Kis. 8:26-40). Pengertian akan Firman Tuhan membuat orang mengambil keputusan untuk dibaptis dan mengikut Tuhan.

Karena begitu pentingnya untuk mengerti peringatan-peringatan Tuhan yang datang pada kita, baik melalui nasehat, badai hidup dan melalui setiap Firman yang kita dengar, maka kita mau seperti pemazmur yang selalu berdoa, agar Tuhan membuat kita mengerti akan peringatan-peringatanNya itu, sehingga kita beroleh hidup. (ME)

"Mengampuni, Mendoakan, Memberkati"

Pdt. Yusak Tjong

Gereja Pantekosta di Indonesia Lembah Dieng

Jl. Lembah Dieng H1 Malang

phone (0341) 551692

fax (0341) 559435

 

contact : support@gpdilembahdieng.com

www.gpdilembahdieng.com