Rabu Oktober 24 , 2018

Tuhan Melakukan Perkara Yang Besar - Kesaksian Pdt. LIu, Thailand

Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu - Amsal 3:5-6

Inilah yang kami sekeluarga alami dalam pelayanan kami. Tuhan memimpin kami dari Kaohsiung pergi ke Thailand untuk melayani Tuhan di sana. Bagi kami orang tua, kami harus belajar budaya baru, bahasa baru, makan makanan yang baru tetapi kami bisa menerimanya sebagai pimpinan Tuhan karena kami suami istri berdoa dan tahu itu pimpinan Tuhan. Tapi bagi anak kami meskipun dia berdoa bersama kami, dalam hatinya timbul banyak pertanyaan. Mengapa harus pergi ke sebuah desa yang kurang maju, mengapa tidak ke Hongkong saja.

Anak saya belajar di sebuah sekolah khusus anak misionari. Di situ dia berbicara bahasa Inggris, di rumah kami berbicara bahasa mandarin sedangkan di luar kami berbicara bahasa Thailand. Anak saya merasa sangat lelah karena banyak bahasa bercampur di kepalanya. Dia juga merasa sangat kesepian karena misionari dari Taiwan sangat sedikit dan di sekolah itu hanya dia saja. Tapi justru dalam pertumbuhannya, dia mengalami kasih karunia Tuhan. Banyak misionari mengalami kegagalan dan meninggalkan pelayanan ketika anak mereka tidak bisa beradaptasi. Saya melihat anak saya mengalami secara pribadi bahwa Allah sungguh-sungguh hidup.
Ketika dia telah menyelesaikan sekolah menengah di Thailand, dia bingung harus kuliah di mana, Thailand, Taiwan atau Amerika. Istri saya memberikan Ams. 3:5-6 kepadanya dan dia menuliskan ayat ini di kamar tidurnya. Akhirnya dia berkata mau pulang ke Taiwan meneruskan kuliah. Tapi bagaimana mungkin hal ini bisa terjadi? Sejak kecil dia sudah ada di Thailand sehingga bahasa mandarinnya sangat payah. Mustahil dia bisa bersaing dengan anak-anak Taiwan yang lain karena dia warga negara Taiwan dan tidak ada prioritas/kemudahan untuk warga negara seperti yang diberikan kepada warga negara lain yang kuliah di Taiwan. Dia harus belajar lagi supaya bisa masuk sekolah tinggi di Taiwan.
Tapi Tuhan itu Tuhan yang ajaib. Dalam ujian, Tuhan memberikan hikmat, ketetapan hati dan sukacita untuk belajar dan akhirnya dia diterima di Tunghai University. Kami semua sangat bersukacita, Tuhan sudah melakukan perkara yang besar. Hal pertama yang dia lakukan setelah diterima di universitas adalah dibaptis. Dia mengalami banyak hal bersama Tuhan, bahkan hal yang sepertinya kecil pun dia mengalami mujizat Tuhan. Inilah kesaksian kami, segala kemuliaan bagi Tuhan. (LL)

"Mengampuni, Mendoakan, Memberkati"

Pdt. Yusak Tjong

GPdI Lembah Dieng


Jalan Lembah Dieng H1

Malang, Jawa Timur

Indonesia

phone : 0341-551692

fax : 0341-559435