Senin November 24 , 2014

Pengenalan Akan Tuhan

Pdt. Andrew Jae - Taiwan
Sabtu, 17 September 2011
Save
Marilah kita mengenal dan berusaha sungguh-sungguh mengenal TUHAN; Ia pasti muncul seperti fajar, Ia akan datang kepada kita seperti hujan, seperti hujan pada akhir musim yang mengairi bumi." Hosea 6:3

Ketika Tuhan hadir, Ia berkata apakah yang bisa Ia perbuat untuk kita. Jika kita bisa hadir dalam ibadah itu bukanlah suatu kebetulan dan bukan pula karena kehendak kita sendiri tetapi semua karena kasih karunia Tuhan dan rencanaNya yang indah bagi kita. Maria telah mendapat bagian yang terbaik yang tidak bisa diambil oleh orang lain. Ketika kita datang di hadirat Tuhan, sudahkah kita siap menerima pertolongan Tuhan, Tuhan adalah kasih, Ia sanggup mengadakan mujizat. Namun apakah kita benar-benar mengenal Tuhan? Jika kita benar-benar mengenal Tuhan kita akan berharap pada Yesus dan kita tidak akan kuatir dan menjadi lemah. Orang bisa menjadi lemah, hilang pengharapan dan diombang-ambingkan situasi dan kondisi itu karena kita belum mengenal Tuhan.
Kita harus berusaha sungguh-sungguh mengenal Tuhan (Hos. 6:3), sebab orang yang sunguh-sunguh mengenal Tuhan akan menang dan tetap bangkit berdiri (Dan. 11:32). Daniel ketika ditawan di Babel mengalami keadaan yang sulit dan hidup menderita namun ia tetap kuat dan berdiri teguh (Dan. 12:32) sebab ia mengenal Allahnya. Orang-orang yang menantikan Tuhan akan naik terbang seperti rajawali dan akan tetap kuat. Kita bisa mengatakan bahwa Allah itu hidup jika kita mengenal siapa Allah.

Bagaimanakah Tuhan yang kita kenal:
1. Tuhan kita adalah Tuhan Yang Maha Kuasa
* Kisah Abraham (Kej. 17)
Ada perbedaan waktu 13 tahun antara Kej. 16 dan Kej. 17, selama 13 tahun Allah tidak berfirman dan tidak menyertai Abraham. Hal yang paling menderita adalah ketika Tuhan tak lagi menyertai hidup kita. Namun adalah anugerah terbesar adalah ketika Tuhan ada bersama-sama dengan kita. Jika Tuhan menyertai kita maka iblis tidak berani mengganggu kita.
Ketika Allah memerintahkan untuk meninggalkan negerinya dan masuk ke tanah perjanjian yaitu Kanaan, Allah menjanjikan bahwa Abraham akan menjadi berkat bagi orang lain dan akan memiliki keturunan yang jumlahnya seperti bintang-bintang di langit. Namun selama 13 tahun Abraham lupa bahwa Tuhan adalah Tuhan yang maha kuasa, saat Roh Kudus tidak bekerja maka daging pun bekerja. Sara mulai menggunakan  pikiran dan cara mereka sendiri untuk mendapatkan anak yaitu dengan mengambil Hagar dan memberikannya pada Abraham sehingga lahirlah Ismail. Menuruti daging akan membuahkan masalah, dengan lahirnya Ismail bukan hanya menyebabkan masalah dalam keluarga Abraham tapi juga sampai saat ini.
Setelah 13 tahun Allah pun menyatakan diriNya pada Abraham yang saat itu berumur 99 tahun, Allah datang untuk menyatakan janjiNya. Walaupun saat itu Sara tertawa sebab ia merasa hal itu tidak mungkin namun tidak ada yang mustahil bagi Tuhan, karena itu kita harus tetap percaya. Tuhan dapat menjadikan apa yang tidak ada menjadi ada. Ketika Abraham dan Sara tidak lagi mengantungkan hidupnya pada kekuatannya sendiri, tetapi mereka berserah penuh pada Tuhan, maka saat itulah mujizat Tuhan terjadi.
Jika kita percaya maka kita akan melihat kemuliaan Allah (Yoh. 11:40), karena itu kita mau tetap percaya sebab Allah yang kita percayai adalah Allah Abraham yang sanggup melakukan hal-hal yang besar.

* Keluarga Maria, Martha dan Lazarus (Yoh. 11)
Keluarga Maria, Martha dan Lazarus mereka sangat dekat dengan Yesus. Namun ketika Lazarus sakit, Yesus tidak segera datang dan akhirnya Lazarus mati. Terkadang Tuhan tidak langsung menjawab doa kita, namun bukan berarti Ia menolak kita, ada hal yang indah yang sedang Tuhan kerjakan.
Ketika Yesus datang pada hari yang ke 4, Ia menangis. Yesus menangis bukan karena Ia terlambat datang dan Lazarus mati, tapi Ia menangis untuk Maria, untuk Martha dan untuk kita semua. Sudah sekian lama Maria dan Martha ada bersama-sama dengan Yesus, bahkan Lazarus makan bersama Yesus, sudah sekian lama kita menjadi orang percaya, tapi kita seperti orang yang tidak mengenal Yesus. Kita tidak mengenal kuasaNya, dan tidak mengerti bahwa seringkali doa yang seolah-olah terlambat dijawab dibaliknya itu ada hal yang indah yang sedang Tuhan kerjakan.
Yesus berkata batu harus disingkirkan supaya Lazarus bisa dibangkitkan. Batu itu menghalangi mujizat, dan apa pun yang menghalangi mujizat Tuhan harus disingkirkan. Batu itu adalah lambang dari keraguan kita, ketakutan dan ketidakpercayaan kita. Hal-hal ini harus disingkirkan sebab menjadi penghalang mujizat Tuhan terjadi.
Ada harta yang indah dalam bejana tanah liat, yaitu kuasa Allah yang luar biasa (2Kor. 4:6), Kuasa Allah sanggup melakukan lebih dari yang kita doakan dan pikirkan, dan kuasa itu memenuhi hidup kita (Efe. 3:20), karena itu kita tidak pernah sendiri. Jika kita sungguh-sungguh mengenal Dia maka Tuhan akan memenuhi hidup kita.
Segala kuasa sudah Tuhan berikan kepada kita, ke manapun kita pergi Tuhan bekerja dalam kehidupan kita, sehingga kehidupan kita bisa menjadi berkat (Mat. 28:18). Dan segala sesuatu yang kita ikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kita lepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga (Mat. 18:18).

2. Allah kita adalah Allah yang menyembuhkan
Tuhan kita adalah Allah yang menyembuhkan segala sakit penyakit, baik itu penyakit tubuh, jiwa dan roh.  Yesus sudah memikul segala sakit penyakit dan kelemahan kita (Mat. 8:17) dan Ia yang menyembuhkan segala penyakit kita (Kel. 15:26).
Karena itu biarlah hati kita melimpah dengan pujian kepada Tuhan, jangan melupakan kebaikan Tuhan, Dialah yang mengampuni dan menyembuhkan sakit penyakit kita (Mzm. 103:1-3). Kita harus memiliki tubuh yang sehat untuk melayani Tuhan.
Percayalah kepada Tuhan, Allah yang maha kuasa, Allah yang menyembuhkan. Sekalipun begitu banyak kebutuhan kita, baik dalam rumah tangga, pekerjaan, bahkan tubuh kita, namun Tuhan yang kita sembah sanggup menolong kita. (ME).    

"Mengampuni, Mendoakan, Memberkati"

Pdt. Yusak Tjong

Gereja Pantekosta di Indonesia Lembah Dieng

Jl. Lembah Dieng H1 Malang

phone (0341) 551692

fax (0341) 559435

 

contact : support@gpdilembahdieng.com

www.gpdilembahdieng.com