Selasa Agustus 21 , 2018

Tuhan Selamatkan Suamiku dari Banjir Bandang Wasior

Ibu Ester - L. A. Sucipto


Terpujilah nama Tuhan, kuasa dan kasihNya selalu menyertai kita. Saya rindu menyaksikan bagaimana Tuhan sudah menolong dan menyelamatkan suami saya dari banjir bandang (tsunami kecil) Wasior.
    Senin (4/10) pagi, seperti biasa saya mengantarkan anak ke sekolah.

Kemudian saya belanja dan mampir ke rumah teman di Kemirahan. Belum lama ngobrol, pukul 08.00 suami saya menelpon dari Wasior, Papua Barat. Ia mengabarkan di sana dilanda banjir karena hujan turun sepanjang hari. Saya berpikir hanya banjir biasa, tapi 5 menit kemudian suami saya dengan suara agak panik dan kaget menceritakan apa yang dilihatnya saat itu: “Ma, banjir tambah besar melewati depan rumah/hotel. Air bercampur lumpur membawa batu-batu besar, gelondongan kayu/pohon yang menyapu apa pun yang dilaluinya, baik itu sepeda motor, mobil, atap rumah dan lain-lain.” Saya sempat panik dan bingung, sehingga cuma bisa jawab, “Sudah Pa, tutup dulu telponnya, selamatkan dulu apa yang ada di sana!”
    Saat itu saya hanya berdoa dan berserah pada Tuhan. Dua hari kemudian, saya baru bisa berkomunikasi dengan suami karena segala fasilitas dan infrastruktur rusak. Puji Tuhan, suami saya selamat. Tangan Tuhan sendirilah yang menyelamatkannya, padahal saat itu ia hanya berjarak 25-50m dari banjir bandang itu. Terima kasih Tuhan Yesus. Saya percaya Tuhan pasti mempunyai rencana yang indah untuk masa depan suami dan keluarga saya. Amin. (AM)

"Mengampuni, Mendoakan, Memberkati"

Pdt. Yusak Tjong

Gereja Pantekosta di Indonesia Lembah Dieng

Jl. Lembah Dieng H1 Malang

phone (0341) 551692

fax (0341) 559435

 

contact : support@gpdilembahdieng.com

www.gpdilembahdieng.com