Minggu Oktober 21 , 2018

Ikut Kehendak Tuhan

Andy Djieono - Dr. Wahidin


Pada pertengahan September lalu, saat sedang kuliah, saya mendapat kabar bahwa ibu dari teman saya meninggal dunia. Mendengar berita itu, sore hari saya bersama teman-teman pergi melayat ke rumahnya dekat kampus saya, Ma Chung - Tidar. Tapi saat akan pergi, ada seorang teman saya minta diantarkan ke Museum Brawijaya. Waktunya sangat sempit, mengingat setelah ke rumah duka, saya ingin ikut doa dan komsel di gereja.

    Akhirnya saya mengantarnya dahulu, baru kemudian kembali ke Tidar. Saat dalam perjalanan, ternyata macet karena ada kumpulan pasir di tengah jalan depan kampus STIKI, sehingga para tukang harus memindahkannya terlebih dahulu. Saya sempat ragu apakah masih sempat untuk kembali ke Tidar, kemudian doa dan komsel. Lalu pada saat saya melintasi jalan tersebut, saya melihat masih ada tumpukan pasir. Saya berdoa, “Tuhan jika ini rencanaMu, saya pasti sempat ke rumah duka! Semuanya saya serahkan ke dalam tangan Tuhan.”
    Puji Tuhan, Dia buka jalan! Saat saya kembali ke Tidar, dan tidak ada kemacetan lagi. Saya bisa hadir di rumah duka, kemudian doa dan juga komsel. Allah hebat! Jika kita mempunyai kekhawatiran sekecil apa pun, serahkanlah semuanya kepada Tuhan. DIA tidak akan membiarkan kita goyah untuk selamanya (Mzm. 55:23), Tuhan memberkati. (AM)

"Mengampuni, Mendoakan, Memberkati"

Pdt. Yusak Tjong

GPdI Lembah Dieng


Jalan Lembah Dieng H1

Malang, Jawa Timur

Indonesia

phone : 0341-551692

fax : 0341-559435