Senin September 24 , 2018

Dibenarkan Oleh Iman - Pelajaran Surat Roma (88)

(Rom 11:23)  Tetapi merekapun akan dicangkokkan kembali, jika mereka tidak tetap dalam ketidakpercayaan mereka, sebab Allah berkuasa untuk mencangkokkan mereka kembali.

- Rupanya rasul Paulus cukup mengerti masalah botani sehingga dalam ayat-ayat ini dia memakai metode cangkok-mencangkok untuk menggambarkan hubungan Allah dengan bangsa Yahudi dan bangsa-bangsa non-Yahudi. Bangsa Yahudi adalah cabang yang asli dari pokok zaitun yang benar, tetapi kemudian dipatahkan karena ketidakpercayaan mereka. Sedangkan bangsa-bangsa non-Yahudi adalah cabang-cabang dari zaitun liar tetapi kemudian dicangkokkan karena iman percaya. Maka ada kemungkinan satu saat cabang yang asli itu akan dicangkokkan kembali kalau mereka sungguh-sungguh bertobat dan percaya kepada Yesus.

(Rom 11:24)  Sebab jika kamu telah dipotong sebagai cabang dari pohon zaitun liar, dan bertentangan dengan keadaanmu itu kamu telah dicangkokkan pada pohon zaitun sejati, terlebih lagi mereka ini, yang menurut asal mereka akan dicangkokkan pada pohon zaitun mereka sendiri.

- Paulus mengatakan ini bukan karena ia seorang yang rasdiskriminasi, bukan sama sekali. Ia sendiri dipilih Allah sebagai rasul untuk bangsa-bangsa non-Yahudi dan ia sangat mengasihi mereka. Tetapi sebagai seorang Yahudi, ia sadar bahwa bangsanya memiliki satu kelebihan yaitu bangsa pilihan Allah. Hal itu bukan karena kehebatan mereka atau kesalehan mereka, tetapi karena nenek moyang mereka adalah orang-orang yang takut kepada Allah. Perjanjian bahkan sumpah yang Allah ucapkan kepada Abraham tidak dapat dibatalkan. Sebab itu ketika mereka kembali kepada Tuhan, itu adalah hal yang sangat wajar…

(Rom 11:25)  Sebab, saudara-saudara, supaya kamu jangan menganggap dirimu pandai, aku mau agar kamu mengetahui rahasia ini: Sebagian dari Israel telah menjadi tegar sampai jumlah yang penuh dari bangsa-bangsa lain telah masuk.

- Ayat ini merupakan peringatan bagi jemaat non-Yahudi agar jangan kita merasa “istimewa”. Ya, kita memang dipilih Allah untuk mendapat bagian dalam anugrah keselamatanNya, tetapi ingat bahwa Allah punya waktu. Ada satu saat dimana “waktu keselamatan” yang Allah sediakan bagi bangsa-bangsa lain akan berakhir, dan Allah berpaling kepada bangsa Israel untuk menyelamatkan mereka kembali sesuai dengan janjiNya kepada Abraham. Kapan itu terjadi? Pada awal tiga setengah tahun masa antikris. Menurut nubuatan, akan terjadi masa pertobatan besar-besaran sebelum jaman antikris, sebelum Allah menutup pintu kemurahanNya. Memasuki masa antikris maka kesempatan itu akan dialihkan kepada bangsa Israel. Wahyu pasal 11 menubuatkan akan datangnya dua orang saksi Allah yang akan melayani bangsa Israel selama tiga setengah tahun masa antikris. Kesempatan terakhir bagi bangsa Israel untuk bertobat dan diselamatkan. Sesudah itu akan datang masa kesudahannya yakni kedatangan Kristus kali yang kedua…

(Rom 11:26-27)  Dengan jalan demikian seluruh Israel akan diselamatkan, seperti ada tertulis: "Dari Sion akan datang Penebus, Ia akan menyingkirkan segala kefasikan dari pada Yakub. Dan inilah perjanjian-Ku dengan mereka, apabila Aku menghapuskan dosa mereka."

- Sama seperti Hari Raya Grafirat besar dimana dosa seluruh bangsa diampuni dalam satu hari, akan datang masa dimana dosa bangsa Israel akan diampuni. Tuhan akan mencurahkan RohNya untuk membuat mereka mengerti bahwa Yesus adalah Mesias yang mereka nanti-nantikan, dan mereka akan bertobat dan diampuni dosanya seperti yang dinubuatkan dalam ayat berikut ini,
(Zak. 12:10)  "Aku akan mencurahkan roh pengasihan dan roh permohonan atas keluarga Daud dan atas penduduk Yerusalem, dan mereka akan memandang kepada dia yang telah mereka tikam, dan akan meratapi dia seperti orang meratapi anak tunggal, dan akan menangisi dia dengan pedih seperti orang menangisi anak sulung.” (SK)

"Mengampuni, Mendoakan, Memberkati"

Pdt. Yusak Tjong

GPdI Lembah Dieng


Jalan Lembah Dieng H1

Malang, Jawa Timur

Indonesia

phone : 0341-551692

fax : 0341-559435