Minggu Oktober 21 , 2018

Dibenarkan Oleh Iman - Pelajaran Surat Roma (84)

(Rom 11:7-8)  Jadi bagaimana? Israel tidak memperoleh apa yang dikejarnya, tetapi orang-orang yang terpilih telah memperolehnya. Dan orang-orang yang lain telah tegar hatinya, seperti ada tertulis: "Allah membuat mereka tidur nyenyak, memberikan mata untuk tidak melihat dan telinga untuk tidak mendengar, sampai kepada hari sekarang ini."

- Apa yang dikejar oleh bangsa Israel ? Kebenaran! Lalu mengapa mereka tidak memperolehnya ? Karena mereka mencarinya dengan perbuatan mereka. Dan orang-orang pilihan Allah memperoleh kebenaran karena mereka mencarinya dengan iman percaya. Siapa yang dimaksud dengan orang-orang pilihan Allah ? Tidak lain ialah saudara dan saya, kita gereja Tuhan yang telah ditentukan dari semula untuk menjadi serupa dengan gambar Anak-Nya. (Rom 8:29-30)  “Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya. Dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka itu juga dibenarkan-Nya. Dan mereka yang dibenarkan-Nya, mereka itu juga dimuliakan-Nya.” Lalu siapa orang-orang tegar hati ini? Ini adalah kelompok yang ketiga, yaitu mereka yang mengeraskan hatinya dan tidak mau menerima kabar keselamatan yang Allah sediakan melalui Putra-Nya Yesus Kristus.

(Rom 11:9-10)  Dan Daud berkata: "Biarlah jamuan mereka menjadi jerat dan perangkap, penyesatan dan pembalasan bagi mereka. Dan biarlah mata mereka menjadi gelap, sehingga mereka tidak melihat, dan buatlah punggung mereka terus-menerus membungkuk."

- Ini adalah kutipan dari Mazmur 69:23-24. Dalam Mazmur ini Daud berdoa kepada Allah karena kesesakan yang begitu besar yang ia alami. Begitu banyak orang yang membenci dia tanpa alasan. Mungkin satu-satunya alasan mengapa ia dibenci yaitu di ayat 10, “sebab cinta untuk rumah-Mu menghanguskan aku dan kata-kata yang mencela Engkau telah menimpa aku” Saudara, terkadang perbuatan kebenaran malah membuat kita dibenci oleh banyak orang, tetapi jangan takut dan jangan gentar, karena Allah ada di pihak orang-orang yang benar, itu yang disimpulkan Daud di akhir dari mazmurnya, “Lihatlah, hai orang-orang yang rendah hati dan bersukacitalah kamu yang mencari Allah, biarlah hatimu hidup kembali! Sebab Tuhan mendengarkan orang-orang miskin, dan tidak memandang hina orang-orangNya dalam tahanan” (ayat 33-34)

(Rom 11:11)  Maka aku bertanya: Adakah mereka tersandung dan harus jatuh? Sekali-kali tidak! Tetapi oleh pelanggaran mereka, keselamatan telah sampai kepada bangsa-bangsa lain, supaya membuat mereka cemburu.

- Ayat ini kembali menegaskan bahwa kejatuhan bangsa Israel bukanlah rencana Allah. Tuhan tidak pernah merancangkan kejatuhan umatNya. Kejatuhan bangsa Israel semata-mata karena ketegaran hati mereka sendiri yang menolak kasih karunia Allah, tetapi Allah yang maha bijaksana itu “memakai” hal ini untuk menggenapi rencana keselamatanNya bagi bangsa-bangsa lain. Oleh karena bangsa Israel menolak keselamatan itu maka keselamatan itu diberitakan kepada bangsa-bangsa lain seperti yang dikatakan oleh Rasul Paulus, (Act 13:46)  Tetapi dengan berani Paulus dan Barnabas berkata: "Memang kepada kamulah firman Allah harus diberitakan lebih dahulu, tetapi kamu menolaknya dan menganggap dirimu tidak layak untuk beroleh hidup yang kekal. Karena itu kami berpaling kepada bangsa-bangsa lain.” Mengapa? Karena Allah ingin membangkitkan rasa cemburu dari bangsa Israe

"Mengampuni, Mendoakan, Memberkati"

Pdt. Yusak Tjong

GPdI Lembah Dieng


Jalan Lembah Dieng H1

Malang, Jawa Timur

Indonesia

phone : 0341-551692

fax : 0341-559435