Selasa Agustus 21 , 2018

Dibenarkan Oleh Iman - Pelajaran Surat Roma (84)

(Rom 11:7-8)  Jadi bagaimana? Israel tidak memperoleh apa yang dikejarnya, tetapi orang-orang yang terpilih telah memperolehnya. Dan orang-orang yang lain telah tegar hatinya, seperti ada tertulis: "Allah membuat mereka tidur nyenyak, memberikan mata untuk tidak melihat dan telinga untuk tidak mendengar, sampai kepada hari sekarang ini."

- Apa yang dikejar oleh bangsa Israel ? Kebenaran! Lalu mengapa mereka tidak memperolehnya ? Karena mereka mencarinya dengan perbuatan mereka. Dan orang-orang pilihan Allah memperoleh kebenaran karena mereka mencarinya dengan iman percaya. Siapa yang dimaksud dengan orang-orang pilihan Allah ? Tidak lain ialah saudara dan saya, kita gereja Tuhan yang telah ditentukan dari semula untuk menjadi serupa dengan gambar Anak-Nya. (Rom 8:29-30)  “Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya. Dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka itu juga dibenarkan-Nya. Dan mereka yang dibenarkan-Nya, mereka itu juga dimuliakan-Nya.” Lalu siapa orang-orang tegar hati ini? Ini adalah kelompok yang ketiga, yaitu mereka yang mengeraskan hatinya dan tidak mau menerima kabar keselamatan yang Allah sediakan melalui Putra-Nya Yesus Kristus.

(Rom 11:9-10)  Dan Daud berkata: "Biarlah jamuan mereka menjadi jerat dan perangkap, penyesatan dan pembalasan bagi mereka. Dan biarlah mata mereka menjadi gelap, sehingga mereka tidak melihat, dan buatlah punggung mereka terus-menerus membungkuk."

- Ini adalah kutipan dari Mazmur 69:23-24. Dalam Mazmur ini Daud berdoa kepada Allah karena kesesakan yang begitu besar yang ia alami. Begitu banyak orang yang membenci dia tanpa alasan. Mungkin satu-satunya alasan mengapa ia dibenci yaitu di ayat 10, “sebab cinta untuk rumah-Mu menghanguskan aku dan kata-kata yang mencela Engkau telah menimpa aku” Saudara, terkadang perbuatan kebenaran malah membuat kita dibenci oleh banyak orang, tetapi jangan takut dan jangan gentar, karena Allah ada di pihak orang-orang yang benar, itu yang disimpulkan Daud di akhir dari mazmurnya, “Lihatlah, hai orang-orang yang rendah hati dan bersukacitalah kamu yang mencari Allah, biarlah hatimu hidup kembali! Sebab Tuhan mendengarkan orang-orang miskin, dan tidak memandang hina orang-orangNya dalam tahanan” (ayat 33-34)

(Rom 11:11)  Maka aku bertanya: Adakah mereka tersandung dan harus jatuh? Sekali-kali tidak! Tetapi oleh pelanggaran mereka, keselamatan telah sampai kepada bangsa-bangsa lain, supaya membuat mereka cemburu.

- Ayat ini kembali menegaskan bahwa kejatuhan bangsa Israel bukanlah rencana Allah. Tuhan tidak pernah merancangkan kejatuhan umatNya. Kejatuhan bangsa Israel semata-mata karena ketegaran hati mereka sendiri yang menolak kasih karunia Allah, tetapi Allah yang maha bijaksana itu “memakai” hal ini untuk menggenapi rencana keselamatanNya bagi bangsa-bangsa lain. Oleh karena bangsa Israel menolak keselamatan itu maka keselamatan itu diberitakan kepada bangsa-bangsa lain seperti yang dikatakan oleh Rasul Paulus, (Act 13:46)  Tetapi dengan berani Paulus dan Barnabas berkata: "Memang kepada kamulah firman Allah harus diberitakan lebih dahulu, tetapi kamu menolaknya dan menganggap dirimu tidak layak untuk beroleh hidup yang kekal. Karena itu kami berpaling kepada bangsa-bangsa lain.” Mengapa? Karena Allah ingin membangkitkan rasa cemburu dari bangsa Israe

"Mengampuni, Mendoakan, Memberkati"

Pdt. Yusak Tjong

Gereja Pantekosta di Indonesia Lembah Dieng

Jl. Lembah Dieng H1 Malang

phone (0341) 551692

fax (0341) 559435

contact : support@gpdilembahdieng.com

www.gpdilembahdieng.com