Selasa Agustus 21 , 2018

Dibenarkan Oleh Iman - Pelajaran Surat Roma (81)

(Rom 10:12-13)  Sebab tidak ada perbedaan antara orang Yahudi dan orang Yunani. Karena, Allah yang satu itu adalah Tuhan dari semua orang, kaya bagi semua orang yang berseru kepada-Nya. Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan.

- Manusia memang suka membuat perbedaan, perbedaan suku, perbedaan golongan, perbedaan kelompok dll., tetapi di hadapan Tuhan Dia tidak pernah membeda-bedakan semuanya itu, apalagi kalau berbicara tentang keselamatan. Bangsa Yahudi memang adalah bangsa pilihan Allah, tetapi berbicara tentang keselamatan, merekapun tidak punya “jalan pintas”! Tetap mereka harus percaya kepada nama Yesus agar beroleh keselamatan. Dan Allah di dalam nama Yesus adalah Allah yang kaya dengan kemurahan. Baik orang Yahudi maupun non-Yahudi yang mau percaya sungguh-sungguh di dalam hatinya dan berseru kepadaNya, akan diselamatkan!

(Rom 10:14-15)  Tetapi bagaimana mereka dapat berseru kepada-Nya, jika mereka tidak percaya kepada Dia? Bagaimana mereka dapat percaya kepada Dia, jika mereka tidak mendengar tentang Dia. Bagaimana mereka mendengar tentang Dia, jika tidak ada yang memberitakan-Nya? Dan bagaimana mereka dapat memberitakan-Nya, jika mereka tidak diutus? Seperti ada tertulis: "Betapa indahnya kedatangan mereka yang membawa kabar baik!"

- “Tetapi…” – Kata ini menunjukkan bahwa Paulus membawa perhatian kita kepada suatu kenyataan yang lain. Berbicara tentang keselamatan ternyata ada urut-urutan, bagaimana urutannya ?
Diutus → Pergi memberitakan → Mendengar Injil → Percaya → Berseru memanggil nama Tuhan.
Jadi dimulai dengan sebuah “pengutusan”. Yesus datang ke dalam dunia ini karena Ia diutus oleh Bapa-Nya (Mat.10:40  Mrk.9:37  Luk.4:18  Yoh.4:34), demikian juga sesudah Ia bangkit dan sebelum Ia naik ke sorga Ia juga mengutus murid-muridNya untuk pergi memberitakan Injil !

(Joh 20:21)  Maka kata Yesus sekali lagi: "Damai sejahtera bagi kamu! Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu."

(Mat 28:19)  Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,

(Mar 16:15)  Lalu Ia berkata kepada mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.

- “Seperti ada tertulis…” – Ayat ini dikutip dari Yesaya 52:7. Injil memang adalah kabar baik, berita kesukaan, berita keselamatan, berita damai sejahtera. Mari kita berlomba-lomba memberitakan kabar ini kepada semua orang…!

(Rom 10:16)  Tetapi tidak semua orang telah menerima kabar baik itu. Yesaya sendiri berkata: "Tuhan, siapakah yang percaya kepada pemberitaan kami?"

- Orang yang memberitakan Injil harus punya persiapan hati untuk tidak diterima maupun ditolak. Ibarat penabur di Matius pasal tiga belas, tidak semua benih yang ditabur akan menghasilkan buah, tetapi tugas penabur hanyalah menabur benih, nanti Tuhan sendiri yang akan menumbuhkannya. Para nabi yang memberitakan pesan Tuhan di Perjanjian Lama juga demikian. Banyak kali mereka ditolak bahkan dibunuh tanpa melihat hasil pelayanan mereka, tetapi apapun juga hasilnya, mereka telah melakukan tugas mereka dengan baik… (SK)

"Mengampuni, Mendoakan, Memberkati"

Pdt. Yusak Tjong

Gereja Pantekosta di Indonesia Lembah Dieng

Jl. Lembah Dieng H1 Malang

phone (0341) 551692

fax (0341) 559435

contact : support@gpdilembahdieng.com

www.gpdilembahdieng.com