Jumat Juli 20 , 2018

Jangan Putus Asa

Pdt. Simon Kostoro
Sabtu, 30 Juni 2018

Bacaan: 2Korintus 4:8-10

Surat II Korintus adalah surat pribadi yang banyak berbicara tentang pengalaman kehidupan Paulus. Dalam II Kor 4:8b dikatakan “... kami habis akal, namun tidak putus asa”, dalam terjemahan Bahasa Indonesia Sehari-hari “... kami kebingungan/frustasi, tetapi tidak sampai putus asa”. Dalam dunia ini kita menghadapi banyak masalah yang terkadang membuat kita merasa putus asa.
Putus asa merupakan sesuatu yang manusiawi. Tetapi kita harus cepat bangkit dari keputusasaan dan kembali menaruh pengharapan kita kepada Tuhan. Contoh : Bangsa Israel (Kel 6:8), Ayub (Ayub 23:16),
Daud  (Maz 69:21-22). Jadi putus asa adalah hal yang manusiawi. Saat putus asa jangan menyalahkan diri sendiri, namun mari cepat bangkit.
3 kisah dalam Alkitab bagaimana Tuhan dapat menolong dalam keadaan yang paling sulit:
1. Yohanes 8:1-11
Wanita yang kedapatan berzinah ini pasti sangat bingung, malu dan ketakutan sebab hukum Taurat mengatakan bahwa orang yang berzinah harus dirajam sampai mati. Wanita ini sudah pasrah dan putus asa, karena tidak ada yang bisa menolong. Tetapi, bersyukur wanita ini dibawa datang kepada Yesus. Dan wanita ini bukan dihukum oleh Yesus,tetapi dibela dan mendapat pertolongan.
Wanita ini adalah gambaran dalam kehidupan kita yang berdosa. Dosa mendatangkan penghukuman, dosa membuat putus asa, dosa itu menekan, membuat kita tidak bisa berbuat apa-apa, dan iblis akan selalu menuduh kita. Tetapi ada Yesus, itulah kuncinya. Terkadang keadaan terpuruk itu membawa kita lebih dekat dengan Yesus. Yesus melepaskan, membebaskan, memulihkan. Ada Yesus ada pengampunan, Ada Yesus Ada pembelaan (1Yoh. 1:9).

2. Markus 5:21-43
Di sini ada 2 cerita yang keduanya berkaitan dengan sakit penyakit. Saat Yesus akan ke rumah Yairus, di tengah jalan Yesus diikuti oleh seorang wanita yang sakit pendarahan selama 12 tahun. Wanita ini sudah berobat kemana-mana sampai habis hartanya tetapi tidak sembuh-sembuh. Wanita ini tidak punya pengharapan lagi. Tetapi wanita ini punya iman, dia berkata “asal aku jamah jumbai jubahNya, aku akan sembuh”. Bukan Yesus yang menjamah, tetapi wanita ini yang menjamah Yesus. Wanita ini menjamah Yesus dengan tangan iman, dan seketika itu juga dia sembuh.
Kemudian Yesus melanjutkan perjalanan dan datanglah orang-orang memberitahukan bahwa anak Yairus sudah mati. Dengan kata lain sudah tidak ada harapan lagi. Tetapi sekali lagi, ada Yesus. Mat 19:26 berkata “Bagi manusia hal ini tidak mungkin, tetapi bagi Allah segala sesuatu itu mungkin”. Bagi Yairus dan keluarganya  sudah tidak mungkin, sudah mati, sudah tidak ada pertolongan lagi. Tetapi Yesus berkata “jangan takut, percaya saja” kemudian Ia pegang anak itu dan berkata “Talitakum” artinya hai anak bangkitlah, dan anak itupun bangkitlah. Ada Yesus Ada Kesembuhan, Ada Yesus Ada Kehidupan ( Maz. 107:17-20).

3. Kisah Para Rasul 12:1-19
Kisah tentang Rasul Petrus yang dipenjara. Sebelum Petrus dipenjara, Yakobus sudah dipenggal Herodes. Begitu juga Petrus juga akan di bunuh Herodes. Penjara Petrus adalah penjara dengan penjagaan yang sangat ketat.
Dalam ayat 5 dikatakan,“ Demikianlah Petrus ditahan di dalam penjara. Tetapi jemaat dengan tekun mendoakannya kepada Allah”. Inilah kuasa doa. Ketika anak-anak Tuhan bersatu dan bersehati berdoa kepada Tuhan maka Tuhan pasti bekerja. Jemaat dengan tekun berdoa untuk Petrus. Allah bekerja, Dia mengirimkan Malaikat untuk membebaskan Petrus.
Mungkin kita juga mengalami jalan buntu seperti Petrus, tidak ada yang bisa menolong dan tidak ada yang bisa diharapkan, tetapi saat kita sehati berdoa maka Tuhan akan turun tangan. Ada Yesus Ada Pertolongan, Ada Yesus Ada Jalan Keluar.
Maz. 116:6 “Tuhan memelihara orang-orang sederhana; aku sudah lemah, tetapi diselamatkanNya aku.”

Inilah pesan Firman Tuhan kepada kita:
Selama ada Yesus, selama Yesus bersama kita, jangan putus asa! Tuhan Yesus memberkati. (KGDP)

"Mengampuni, Mendoakan, Memberkati"

Pdt. Yusak Tjong

Gereja Pantekosta di Indonesia Lembah Dieng

Jl. Lembah Dieng H1 Malang

phone (0341) 551692

fax (0341) 559435

contact : support@gpdilembahdieng.com

www.gpdilembahdieng.com