Jumat Juni 22 , 2018

Peranan Roh Kudus Dalam Gereja Tuhan

Pdt. Simon Kostoro
Minggu, 13 Mei 2018


Kita akan melihat peranan Roh Kudus dalam Gereja Tuhan yang dibahas dalam Kitab Efesus. Mengapa Kitab Efesus? Kitab Efesus ditulis oleh Paulus waktu dipenjara dan berbicara tentang kemuliaan Gereja. Kitab Efesus saling melengkapi dengan kitab Kolose dan seringkali disebut surat kembar. Kolose berbicara tentang kepala Gereja yaitu Kristus, sedangkan surat Efesus tentang tubuh Kristus yaitu Gereja Tuhan. Mari kita lihat ayat-ayat tentang Roh Kudus di dalam surat Efesus.

1. Efe. 1:13, 14
Roh Kudus adalah meterai dari Allah untuk manusia. Meterai itu sebagai tanda bahwa sesuatu itu resmi. Roh Kudus untuk memeteraikan kita bahwa kita resmi milik Allah. Dalam Kitab Wahyu ada satu saat Allah menyuruh malaikatnya untuk memeterai umatnya sebagai tanda kepemilikan yang sah sekaligus memberi jaminan kepada kita bahwa suatu saat kita akan memperoleh keseluruhan dari apa yang Allah janjikan
Ketika kita membeli barang yang berharga, kita akan memberikan down payment. DP ini bukan keseluruhan tetapi yang menjamin barang tersebut suatu saat akan menjadi milik kita. Roh Kudus memberikan kita jaminan sampai suatu saat kita akan memperoleh penebusan total. Bukan berarti saat ini kita belum ditebus, tetapi penebusan itu menyangkut roh, jiwa, tubuh. Roh kita sudah ditebus menjadi milik Allah, jiwa kita sedang ditebus, yakni kita dikuduskan lewat Firman dan Roh Kudus supaya pikiran dan perasaan kita menjadi seperti Kristus dan pada akhirnya nanti Tubuh kitapun  akan ditebus dan memiliki tubuh kemuliaan, seperti Yesus.
Betapa Roh Kudus penting bagi kita, Ia adalah meterai dan sekaligus jaminan kita sehingga dengan Roh Kudus kita  tidak perlu khawatir dan takut, kita yakin dan percaya suatu saat kita akan bersama Yesus selamanya. Sebab itu rindukan kepenuhan Roh Kudus

2. Efe. 1:16, 17
Paulus selalu berdoa untuk jemaat. Roh Kudus adalah Roh hikmat dan wahyu (Spirit of wisdom and revelation). Hikmat adalah sesuatu yang sudah kita ketahui/miliki dan kita menggunakannya tepat guna (saat yang tepat, waktu yang tepat). Banyak orang punya pengetahuan luar biasa tetapi tidak menggunakan tepat guna. Orang yang berhikmat bisa menggunakan apa yang ia miliki pada saat yang tepat. Kita bisa pelajari dalam kehidupan Yesus. Yesus sering diserang orang Farisi dan Saduki dan selalu dijawab dengan hikmat sehingga tidak bisa dibantah. Wahyu/Marifat adalah sesuatu yang tidak kita ketahui tetapi Tuhan beri. Dalam 1Kor. 12, 2 dari 9 karunia Roh adalah berkata dengan hikmat dan berkata dengan marifat, keduanya dibutuhkan gereja Tuhan. Roh Kudus itu roh hikmat dan wahyu. Paulus berdoa supaya jemaat Efesus dikaruniai Roh hikmat dan wahyu untuk mengenal Yesus dengan benar, dengan seutuhnya. Salah satu pekerjaan Roh Kudus adalah mengajar dan memimpin kepada seluruh kebenaran (Yoh. 16:13). Kita perlu Roh Kudus untuk memahami isi firman Tuhan. Berdoalah di akhir jaman ini karena kita perlu, bukan sekedar tahu tapi mengerti isi hati Alkitab, hanya Roh Kudus yang bisa menolong.

3. Efe. 2:19-22
Tempat kediaman Allah di dalam roh. Roh Kudus adalah Allah, Allah dalam wujud pribadi Roh Kudus diam di dalam gereja Tuhan. Kita gereja seperti bangunan dan dasarnya adalah Yesus serta pengajaran para rasul dan nabi. Diatasnya kita dibangun menjadi sebuah bangunan dimana Roh Kudus akan diam. Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu? - 1Kor. 3:16. Kata Kamu = kita umat Tuhan di seluruh dunia, yang sudah ditebus darah Yesus, sudah lahir baru dan Roh Kudus diam di dalamnya.
Ini juga menjadi warning bagi kita karena orang diam bisa kerasan atau tidak, nyaman atau tidak, begitu juga dengan Roh Kudus. Jika tidak nyaman, Roh Kudus akan meninggalkan gerejanya dan pernah terjadi dalam Yeh. 10 (kemuliaan Tuhan meninggalkan Bait Suci). Inilah bahaya terbesar di akhir jaman. Kita hidup di jaman Laodikia (Why. 3) gereja yang dingin suam, tidak memiliki Roh Kudus di dalamnya. Sebab itu kita harus menjaga hadirat Tuhan, jangan sampai Roh Kudus meninggalkan gerejanya. Jika Roh Kudus meninggalkan, gereja tidak ada artinya lagi, hanya sekumpulan orang saja.
Kita ini bangunan Allah, dimana Roh Kudus akan tinggal di dalam kita, dan biarlah Roh Kudus tinggal tetap dan melimpah dalam gereja kita, kemuliaan Tuhan semakin dinyatakan.
Bagaimana Roh Kudus bisa meninggalkan? (Efe. 4:30) Roh Kudus bukan sekedar kuasa/energi tetapi pribadi dan mempunyai kepribadian sehingga bisa didukakan. Jangan mendukakan Roh Kudus khususnya kita yang sangat dekat hari penyelamatan, hari kedatangan Yesus kedua kali. Roh Kudus itu setia dan panjang sabar, tidak gampang meninggalkan tetapi jika terus didukakan, akan meninggalkan.

Dengan cara apa kita mendukakan Roh Kudus? (Efe. 4:31) Kepahitan (lepaskan pengampunan supaya kita dipenuhi Roh Kudus), kegeraman, kemarahan, pertikaian, Fitnah (menyebarkan kabar yang tidak benar), segala kecemaran.
Apa yang menyenangkan Roh Kudus? (Efe. 4:32) Kita sedang berdoa untuk baptisan Roh, kalau mau Roh Kudus bekerja leluasa, kita harus kembali kepada Firman Tuhan yaitu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni.

4. Efe. 5:18
Roh Kudus dikaitkan dengan anggur karena punya efek yang hampir mirip. Roh Kudus memberi sukacita dan semangat. Hal ini bukan opsi/pilihan tetapi perintah. Jika itu perintah, berarti Tuhan memang mau memenuhi gerejaNya dengan Roh Kudus, jadi kita tidak perlu ragu, datang dengan percaya dan buka hati. Kita menerima Roh Kudus karena iman percaya bukan karena melakukan hukum Taurat (Gal. 2:16). Buka hati, pegang firman ini dan kita akan menerima Roh Kudus. Inilah kehendak Tuhan, Tuhan mau kita dipenuhkan Roh Kudus terutama kita yang hidup menjelang hari penyelamatan.

5. Efe. 6:18
Paulus berbicara tentang senjata rohani yang kita pakai untuk berperang. Roh Kudus salah satu senjata yang diberikan kepada kita untuk berperang sehingga Paulus berkata, berdoalah setiap waktu di dalam Roh. Roh Kudus adalah pendoa kita. Ada saat kita tidak tahu bagaimana harus berdoa, kalau kita penuh Roh Kudus maka Roh Kudus akan mengambil alih dan percayalah Roh Kudus yang paling tahu bagaimana harus berdoa. Ia akan berdoa dengan keluhan yang tidak terucapkan dan sebagai wujud doa Roh Kudus maka segala sesuatu akan bekerja bersama untuk mendatangkan kebaikan bagi gereja Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. (LL)

"Mengampuni, Mendoakan, Memberkati"

Pdt. Yusak Tjong

Gereja Pantekosta di Indonesia Lembah Dieng

Jl. Lembah Dieng H1 Malang

phone (0341) 551692

fax (0341) 559435

contact : support@gpdilembahdieng.com

www.gpdilembahdieng.com