Senin May 21 , 2018

Menantikan Janji Bapa

Pdt. Yusak Tjong
Minggu, 6 Mei 2018

Ayat Bacaan: Kisah 1:1-5

Kita akan memasuki sepuluh hari doa untuk menyambut Baptisan Roh dan Api. Mari kita mempergunakan waktu yang ada supaya kita jangan sampai kehilangan berkat. Segala sesuatu itu ada dari Roh Kudus dan Roh Kudus itu ada di dalam kita.
Kisah 1:2 Hai Teofilus, dalam bukuku yang pertama aku menulis tentang segala sesuatu yang dikerjakan dan diajarkan Yesus,  sampai pada hari Ia terangkat. Sebelum itu Ia telah memberi perintah-Nya oleh Roh Kudus kepada rasul-rasul yang dipilih-Nya.
Ketika Yesus “terangkat” pada saat itu, Ia mengangkat kedua tanganNya untuk memberkati, dan sampai sekarang tangan itu masih terangkat untuk memberkati kita semua. Itu bergantung kepada kita apakah mau terima atau tidak.  
Dalam Perjanjian Lama ada kisah saat bangsa Israel tengah berperang. Saat Musa mengangkat tangannya maka bangsa Israel menang, dan sebaliknya jika tangan Musa turun maka bangsa Israel kalah. Harun dan Hur menopang tangan Musa, bahkan sampai menggunakan batu sehingga bangsa Israel mengalami kemenangan.
Kita harus menjadi seperti Harun dan Hur yang membantu menopang tangan Musa, supaya gereja kita juga mengalami kemenangan. Batu berbicara tentang Tuhan Yesus. Kita sangat beruntung sebab memiliki Gembala Agung yang tidak kelihatan dan juga gembala yang kelihatan.
Yesus juga memberi perintah oleh Roh Kudus kepada murid-muridNya. Pada ayat-ayat ini, Roh Kudus belum di curahkan tapi Dia sudah ada sejak semula, sebab Roh Kudus sudah ada sejak  kekekalan.
Kisah 1: 3 Kepada mereka Ia menunjukkan diri-Nya setelah penderitaan-Nya selesai, dan dengan banyak tanda Ia membuktikan, bahwa Ia hidup. Sebab selama empat puluh hari Ia berulang-ulang menampakkan diri dan berbicara kepada mereka tentang Kerajaan Allah.
Yesus hidup, itu yang ada di dalam kita. Jangan pernah kuatir sebab Dia ada dari kekal sampai kekal. Tetapi semuanya adalah pilihan. Pada saat bangkit, Dia tidak langsung naik ke surga tetapi Dia dengan berulang-ulang menampakan diri kepada murid-muridNya. Dia tidak sembarangan untuk mengikuti kehendakNya sendiri, tetapi kehendak Bapa.
Yoh. 20 : 19-23 - Saat itu murid-murid sedang berduka cita, tetapi ketika  mereka melihat  Yesus datang mereka bersukacita. Tomas hanya percaya saat melihat, padahal ia ada bersama-sama dengan Yesus selama 3,5 tahun pelayanan Yesus di dunia. Saat itu juga Yesus berkata kepadanya betapa bahagianya orang yang tidak melihat, namun percaya.  Kita adalah orang-orang yang di utus oleh Tuhan. Kita percaya sekalipun tidak melihat.
Yesus menghembusi mereka dengan Roh Kudus, padahal Roh Kudus belum dicurahkan. Yesus sangat mengetahui bahwa yang terpenting untuk saat ini adalah Roh Kudus. Karena Bapa ada di Sorga, Yesus juga akan kembali ke Sorga. Jadi satu-satunya yang akan bersama-sama dengan Gereja Tuhan adalah Roh Kudus. Karena Roh Kudus adalah Roh, Dia tinggal selama-lamanya dengan kita, dan akan menjamin kita sampai kepada hidup yang kekal.
Dalam Yoh. 20:23 kita diperintahkan untuk harus mengampuni. Kalau kita tidak mengampuni, maka Bapa di Sorga tidak akan mengampuni kita juga. Kita harus Mengampuni, Mendoakan, Dan Memberkati.
Kisah 1:4 Pada suatu hari ketika Ia makan bersama-sama dengan mereka, Ia melarang mereka meninggalkan Yerusalem, dan menyuruh mereka tinggal di situ menantikan janji Bapa, yang--demikian kata-Nya--"telah kamu dengar dari pada-Ku.
Yesus menyuruh supaya murid-murid menunggu janji Bapa yaitu Roh Kudus. Ini adalah sesuatu yang sangat penting.
Kisah 1: 5 Sebab Yohanes membaptis dengan air, tetapi tidak lama lagi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus."
Yesus menjanjikan bahwa mereka tidak lama lagi akan dibaptis dengan Roh Kudus. Ini adalah untuk semua orang, dan ini adalah sesuatu yang pasti. Tuhan Yesus memberkati. (KGDP)

"Mengampuni, Mendoakan, Memberkati"

Pdt. Yusak Tjong

Gereja Pantekosta di Indonesia Lembah Dieng

Jl. Lembah Dieng H1 Malang

phone (0341) 551692

fax (0341) 559435

contact : support@gpdilembahdieng.com

www.gpdilembahdieng.com