Senin May 21 , 2018

Jemaat di Smirna

Pdt. Stefanus Suwarbo
Sabtu, 21 April 2018

Bacaan: Wahyu 2:8-11

Dalam pesan Tuhan kepada ke-7 Jemaat yang ada Asia (Wahyu 2-3),  hanya ada 2 Jemaat yang mendapat pujian dan tidak ada kritikan yaitu Jemaat di Smirna dan Jemaat di Filadelfia.  Ada Jemaat yang dipuji tetapi juga dicela yaitu Efesus, Pergamus dan Tiatira. Ada juga Jemaat yang hanya dicela yaitu Sardis dan Laodekia. Jemaat di Smirna adalah Jemaat yang sangat menyenangkan hati Tuhan, jemaat yang tidak mempunyai cacat dan cela di hadapan Tuhan.

Ayat 8 "Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Smirna: Inilah firman dari Yang Awal dan Yang Akhir, yang telah mati dan hidup kembali:

Kitab Wahyu ditulis oleh  Rasul  Yohanes. Penulisan kitab Wahyu berbeda dengan tulisan Yohanes yang lain (Injil Yohanes dan 1-3 Yohanes). Ketika Yohanes menuliskan kitab-kitab yang lain, dia menggunakan pemikiran dan idenya sendiri. Tetapi pada penulisan Kitab Wahyu, dia sama sekali tidak menggunakan idenya sendiri, melainkan apa yang langsung Tuhan katakan kepadanya. Yohanes ditugaskan hanya sebagai seorang penulis saja sedangkan ide dan pemikiran berasal dari Tuhan sendiri. Apa yang Tuhan katakan itu yang dia tulis dan apa yang tidak Tuhan katakan tidak boleh ditulis. Jadi Yohanes memposisikan dirinya hanya sebagai penulis saja.
Smirna adalah sebuah kota yang sangat bagus dan indah, berada di Provinsi Asia (sekarang Turki). Kota Smirna menjadi kota yang bergabung kepada Kaisar. Kota yang bergabung dengan Kaisar akan mendapatkan banyak bantuan untuk memajukan kota tersebut. Pada zaman itu seluruh dunia ditaklukan oleh Roma, mereka semua mengambil hati untuk menyenangkan hati Tiberius supaya Tiberius memberikan santunan kepada kota-kota tersebut. Kota yang dijamin oleh pemerintah akan menjadi kota yang berkembang dalam segala bidang, dan penduduknya sangat kaya raya.
Kota Smirna ini termasuk kota yang mendapat hati di hati kaisar, itu sebabnya Kaisar ikut membangun dan memberikan dukungan sehingga kota Smirna menjadi kota yang sangat Indah. Bahkan saat itu Kota Smirna dijuluki dengan istilah “The Crown Of Asia” atau Mahkota Asia. Tetapi sangat disayangkan kota ini menjadi tempat penyembahan berhala.
Pada waktu Yesus menyuruh menuliskan surat ini, Dia memperkenalkan Diri sebagai “...dari Yang Awal dan Yang Akhir”, artinya Yesus itu ada sebelum segala sesuatu ada dan kalau nanti di seluruh dunia atau di luar dunia sudah tidak ada Yesus Kristus Tetap ada.
Tuhan Yesus juga menyatakan diriNya sebagai “Yang Telah Mati dan Hidup Kembali”, sebab banyak yang memakai nama Yesus pada zaman itu, tetapi Yesus yang Mati dan Hidup kembali hanya satu yaitu Tuhan Yesus. Yesus menyatakan kepada jemaat di Smirna bahwa Dia benar-benar mati, tetapi Dia juga benar-benar bangkit kembali.
Pada saat itu Jemaat di Smirna, walaupun berada di tengah-tengah kota yang sangat kaya raya, namun mereka adalah Jemaat yang mengalami kesusahan besar.  Tidak ada masalah di dunia ini yang sangat besar kecuali kematian. Tetapi Yesus pernah bersabda bahwa Dia adalah Kebangkitan dan Hidup. Itu sebabnya kita jangan takut kalau kita mati di dalam Tuhan, sebab kita pasti akan beroleh kehidupan bersama dengan Dia. Yesus adalah jaminan untuk segala sesuatu, masalah apapun Tuhan pasti bisa selesaikan.
Ayat 9  “Aku tahu kesusahanmu dan kemiskinanmu--namun engkau kaya--dan fitnah mereka, yang menyebut dirinya orang Yahudi, tetapi yang sebenarnya tidak demikian: sebaliknya mereka adalah jemaah Iblis."

"...kesusahanmu...”
Kota Smirna adalah kota yang sangat kaya raya, tetapi jemaat Tuhan yang berada di Smirna mengalami kesusahan. Hal ini dikarenakan Jemaat di Smirna tidak mau turut menyembah kepada Kaisar. Pada waktu itu semua orang Smirna menyembah kepada Kaisar, bagi mereka yang mau menyembah Kaisar diberi sertifikat, sedangkan bagi orang-orang yang tidak mau menyembah Kaisar tidak diberikan sertifikat. Orang yang memiliki sertifikat itu boleh dengan bebas bekerja, berjual beli tetapi orang Kristen di Smirna pada saat itu tidak bisa berbuat apa-apa karena dianggap tidak loyal kepada Pemerintah.  Itu sebabnya, di tengah kemakmuran dan kaya rayanya kota Smirna, ada orang-orang yang susah.
Kaisar saat itu bernama Kaisar Domitianus, menjadi Kaisar pada tahun 81M. Pada tahun 83M dia mengeluarkan dekrit bahwa : “Ada Tuhan dan ada dewa, tetapi di atas Tuhan dan dewa ada saya”, sehingga semua orang pada saat itu boleh menyembah Tuhan dan Dewa mereka, tetapi mereka harus mengangkat Kaisar lebih tinggi dari tuhan dan dewa mereka. Semua orang menyetujuinya kecuali orang Kristen.
Kata susah yang dipakai disini bukan menterjemahkan sebagai sebuah persoalan, dalam bahasa Inggris menggunakan kata “I Know Your Tribulation”. Tribulation adalah sebuah kata yang menggambarkan penderitaan yang amat sangat berat dan penderitaan yang berkepanjangan. Jadi kesusahan yang amat sangat dan berkepanjangan. Tetapi Tuhan mengetahui kesususahan Jemaat di Smirna.
Kesusahan kita mungkin tidak diketahui oleh orang lain, tetapi ada Yesus yang benar-benar tahu bahwa kita mengalami kesusahan. Dan karena Tuhan tahu, Dia pasti akan memberikan jalan keluar.

“..kemiskinanmu..”
Di tengah kota yang sangat kaya raya, ternyata ada orang yang miskin. Kata “Miskin” di sini menggunakan kata “ptokheia”, memiliki pengertian suatu keadaan yang benar-benar sangat miskin, tidak memiliki apa-apa. Tetapi dalam pandangan Allah mereka adalah orang-orang yang sangat kaya.
Jemaat ini juga mengalami fitnahan, mereka difitnah oleh orang-orang Yahudi yang menganggap diri mereka sebagai saudara orang-orang Kristen, tetapi tujuan mereka adalah untuk mencari kelemahan dan kesalahan untuk memfitnah orang-orang Kristen.
Jemaat yang susah, miskin, dan difitnah, tetapi mereka tidak pernah mundur dari iman percaya mereka kepada Tuhan. Apapun keadaan dan persoalan yang kita hadapi tetapi janganlah pernah mundur dari Tuhan. Tetaplah setia kepada Tuhan sebab Tuhan pasti akan memberikan Mahkota Kehidupan kepada kita. Tuhan Yesus memberkati. (KGDP)

"Mengampuni, Mendoakan, Memberkati"

Pdt. Yusak Tjong

Gereja Pantekosta di Indonesia Lembah Dieng

Jl. Lembah Dieng H1 Malang

phone (0341) 551692

fax (0341) 559435

contact : support@gpdilembahdieng.com

www.gpdilembahdieng.com