Jumat Juni 22 , 2018

Momentum Pemulihan Illahi

Pdp. David H. Sugandi
Sabtu, 24 Februari 2018

Dalam kehidupan kita pasti mengalami keadaan atau saat yang di sebut dengan momentum. Menurut KBBI Momentum adalah saat yang tepat, waktu yang tepat, atau kesempatan. Dalam Bahasa Inggris = Kesempatan yang terjadi dikarenakan rangkaian keadaan yang menguntungkan. Jika kita melewatkan momentum, pasti kita akan mengalami kerugian yang besar dalam kehidupan ini. Dalam Alkitab banyak dicatat momentum yang terjadi. Contoh Yusuf (Kej. 41:40-41), pada saat ia dilantik menjadi penguasa di Mesir, ia mampu memanfaatkan momentum kelimpahan dengan baik.
Pemulihan Ilahi adalah proses dimana kita dikembalikan seperti keadaan semula dan disembuhkan oleh Tuhan.
Bagaimana supaya kita dapat mengalami Pemulihan Ilahi? Dalam Matius 18:19-20, dimana ada kesepakatan apapun yang kita minta maka akan dikabulkan, sebab di situ Tuhan Yesus hadir. Namun faktanya dalam kehidupan kita, di saat ada momentum ada  terkadang tidak semua orang dapat mengalami Pemulihan. Mengapa?

1. Pemulihan akan terjadi saat kita mengalami perjumpaan secara pribadi dengan Tuhan.
Tanpa perjumpaan dengan Tuhan, kita tidak akan mengalami Pemulihan. Matius 18:20, Tuhan Yesus hadir tapi tidak semua orang bertemu secara pribadi dengan Tuhan. Hanya orang-orang yang mempunyai kerinduan penuh yang dapat bertemu dengan Tuhan dalam HadiratNya.
Contoh: Zakheus (Lukas 19:1-10), ia mempunyai kerinduan yang sangat besar untuk bertemu dengan Tuhan, ia berusaha menerobos kerumunan, berlari mendahului kerumunan, naik ke pohon ara, akhirnya ia bertemu dengan Yesus maka kehidupan Zakheus dipulihkan oleh Tuhan. Saat kita datang kepada Tuhan dalam Doa, Pujian dan Penyembahan dengan kerinduan yang lebih seperti Zakheus, maka Tuhan akan memulihkan kehidupan kita.

2. Membuat Hati Tuhan tergerak
Kalau kita sudah bertemu dengan Tuhan, belum tentu Tuhan akan memulihkan kita karena Tuhan bekerja berdasarkan kedaulatanNya sendiri. Oleh karena itu kita harus menggerakan Hati Tuhan.
Hal-hal apa yang membuat Tuhan tergerak?
a.Kesengsaraan, Kesetiaan dan Pertobatan kita (Yohanes 5:1-9)
Bethesda artinya Rumah Belas Kasihan. Di situ ada seorang yang sakit lumpuh selama 38 tahun. Dia bertemu dengan Yesus dan Yesus menawarkan kesembuhan kepadanya “Maukah engkau sembuh?”. Tetapi orang itu tidak menjawab pertanyaan Yesus melainkan mengatakan semua penderitaannya.Tetapi karena hati Yesus sudah tergerak, maka pada saat itu juga orang itu di sembuhkan. Karena Penderitaan dan kesetiaannya itu membuat Yesus berbelas kasihan dan hatiNya tergerak untuk menyembuhkan dia. Yesus juga melihat pertobatan. Karena di dalam Yohanes 5:14, saat Yesus bertemu lagi dengan orang itu Ia berkata “Engkau telah sembuh; Jangan berbuat dosa lagi, supaya padamu tidak tejadi yang lebih buruk”. Mungkin orang tersebut mengalami kelumpuhan karena dosa-dosa yang dia lakukan di masa lalu. Tetapi saat kita mau bertobat dan Tuhan melihat kesengsaraan dan kesetiaan kita, hati Tuhan akan tergerak untuk memulihkan kita.

b.Kerendahan Hati dan Iman (Markus 7 :24-30)
Iman dan kerendahan hati seorang perempuan dari Siro-Fenesia dapat menggerakan Hati Yesus. Walaupun belum saatnya bagi Yesus untuk menyembuhkan orang-orang non-Yahudi tetapi karena iman dan kerendahan hati dari wanita ini, hati Yesus dapat digerakan. Padahal waktu itu wanita itu telah direndahkan oleh Yesus, tetapi dalam imannya dia menjawab Yesus, dan karena jawabannya itu hati Yesus tergerak. Yesus tergerak hatinya untuk menyembuhkan anak dari wanita ini sekalipun sebenarnya saat itu belum waktunya. Waktu Tuhan dapat dipercepat oleh karena iman dan kerendahan hati kita.

c.Keberanian untuk bertemu dengan Tuhan dalam iman (Markus 5:25-34)
Seorang wanita yang sakit pendarahan, dia memiliki keberanian untuk bertemu dengan Tuhan. Dia berani bertemu dengan Yesus dan seolah-olah dia memaksa Tuhan untuk menyembuhkannya padahal Tuhan sama sekali tidak menawarkan diri untuk menyembuhkan dia. Tetapi dengan imannya bukan hanya disembuhkan tetapi dia juga diselamatkan oleh Tuhan. Iman bisa menggerakkan kuasa mujizat yang tidak bisa ditolak oleh Tuhan.

Kesimpulan
Momentum kesembuhan Ilahi bukan hanya terjadi di gereja, KKR, tetapi dimanapun Tuhan bisa memulihkan kita asal kita mau bertemu dengan Tuhan secara pribadi dan kita bisa menggerakan Hati Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. (KGDP)

"Mengampuni, Mendoakan, Memberkati"

Pdt. Yusak Tjong

Gereja Pantekosta di Indonesia Lembah Dieng

Jl. Lembah Dieng H1 Malang

phone (0341) 551692

fax (0341) 559435

contact : support@gpdilembahdieng.com

www.gpdilembahdieng.com