Jumat Oktober 19 , 2018

Dibenarkan Oleh Iman - Pelajaran Surat Roma (61)

(Rom 8:11)  Dan jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia, yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya, yang diam di dalam kamu.

- Ayat ini masih ada hubungan yang erat dengan ayat sebelumnya (ayat 10). Di dalam ayat 10 dikatakan bahwa tubuh kita ini ditentukan untuk mati karena dosa. Ya, walaupun kita sudah diselamatkan dan memiliki hidup yang kekal, namun selama kita masih hidup di dunia ini tubuh kita yang sudah dicemari oleh dosa ini akan semakin lemah dan akhirnya akan alami kematian. Tetapi karena Roh Kudus diam di dalam kita, maka ada jaminan bagi kita bahwa sebagaimana Kristus telah bangkit dari kematian, kita juga akan alami kebangkitan! Inilah pengharapan setiap orang percaya. Sebab itu bagi saudara-saudara yang mungkin saat ini mengalami kelemahan secara jasmani, jangan kecil hati, jangan patah semangat! Hidup kita di dunia ini memang sangat terbatas, tetapi Tuhan menjanjikan kebangkitan bagi kita. Bangkit dengan tubuh yang mulia!

- Ayat ini juga kembali mengingatkan kita bahwa ada Roh Kudus di dalam kehidupan kita. Percaya atau tidak percaya, merasa atau tidak merasa, Ia tinggal di dalam kita seperti yang Tuhan Yesus katakan, “Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya” (Yoh.14:16)

(Rom 8:12)  Jadi, saudara-saudara, kita adalah orang berhutang, tetapi bukan kepada daging, supaya hidup menurut daging.

- Dalam ayat ini Paulus menempatkan setiap orang percaya sebagai orang yang berhutang. Berhutang apa ? Berhutang nyawa, berhutang kehidupan. Tadinya kita adalah orang-orang yang sudah ditentukan untuk mati namun karena Yesus, sekarang kita beroleh hidup yang kekal lewat kebangkitan yang akan kita terima kelak. Jadi jelas bahwa kita tidak berhutang kepada siapa-siapa melainkan hanya kepada Yesus! Untuk itu seyogyanya kita membayar kepada Yesus, dengan apa? Dengan mempersembahkan hidup kita kepadaNya. Lalu bagaimana dengan daging? Daging sama sekali tidak punya andil dalam keselamatan kita bahkan daging ini yang membawa kita jatuh di dalam dosa yang berujung dengan kematian, sebab itu daging tidak perlu dituruti! Jadi sebagai orang-orang yang berhutang kepada Roh, tanggungjawab kita ialah hidup menurut kehendak Roh bukan menurut kehendak daging!

(Rom 8:13)  Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup.

- Inilah bedanya antara hidup menurut daging dan hidup menurut Roh. Hidup menurut daging akan berbuahkan kematian, sebaliknya hidup menurut Roh berbuahkan kehidupan.

- Ayat ini juga memberi kita kunci kemenangan untuk melawan daging, yaitu dengan mengijinkan Roh Kudus diam dan bekerja di dalam hidup kita. Ingat cerita di I Samuel pasal 5. Ketika bangsa Israel dikalahkan oleh bangsa Filistin dan Tabut Allah dirampas, mereka (orang Filistin) meletakkan Tabut Allah itu di kuil Dagon. Apa yang terjadi? Dagon dijatuhkan sampai hancur, bukan oleh tangan manusia melainkan oleh tangan Allah sendiri. Demikian juga dengan kehidupan kita, bila Roh Kudus kita ijinkan diam dan bekerja di dalam hidup kita maka segala pekerjaan daging akan dihancurkan, bukan dengan usaha manusia tetapi oleh tangan Allah sendiri! Bagaimana cara mengusir kegelapan? Nyalakan terang maka kegelapan itu akan sirna dengan sendirinya. Haleluya!! (SK)

"Mengampuni, Mendoakan, Memberkati"

Pdt. Yusak Tjong

GPdI Lembah Dieng


Jalan Lembah Dieng H1

Malang, Jawa Timur

Indonesia

phone : 0341-551692

fax : 0341-559435