Senin September 24 , 2018

Dibenarkan Oleh Iman - Pelajaran Surat Roma (60)

(Rom. 8:8)  Mereka yang hidup dalam daging, tidak mungkin berkenan kepada Allah.

- Daging adalah musuh terbesar manusia setelah iblis. Bedanya, kalau iblis Allahlah yang dapat mengalahkannya. Iblis bukan musuh kita, kita manusia yang lemah selamanya tidak mungkin menang melawan iblis, ia terlalu kuat bagi kita. Itulah sebabnya Anak Allah harus dinyatakan untuk membinasakan iblis (Ibr. 2:14-15). Kemenangan kita atas iblis yaitu bila kita tersembunyi di dalam Yesus Kristus yang telah mengalahkan iblis. Sedangkan daging, kita sendirilah yang harus menaklukkannya. Daging adalah bagian dari peperangan kita selama kita ada di dunia ini. Ini adalah peperangan yang tiada henti sampai kita terlepas dari tubuh manusiawi kita ini.

- Mengapa kita harus menaklukan daging? Karena daging selamanya tidak takluk kepada hukum Allah (ayat 7). Ia selalu menyeret manusia ke dalam dosa. Sebab itu manusia yang hidup dalam daging tidak mungkin berkenan kepada Allah. Lalu bagaimana cara untuk menaklukkan daging dan segala keinginannya itu?

(Rom. 8:9)  Tetapi kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh Allah diam di dalam kamu. Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus.

- Tidak ada cara lain untuk menaklukkan daging ini selain dengan pertolongan Roh Kudus yang diam di dalam kita. Harus kita akui bahwa daging ini tidak mudah untuk ditaklukkan. Ia licik. Ia menyerang kita di saat kita lemah, sama seperti suku Amalek di Perjanjian Lama yang menyerang bangsa Israel di saat mereka lemah dan lengah (Baca: Kel. 17:8-16   Ul. 25:17-18). Bagaimana bangsa Israel menang atas Amalek? Ya benar, Yosua dan bangsa Israel harus berperang melawan orang Amalek itu, namun di sisi yang lain Musa di puncak gunung berdoa untuk mereka. Inilah rahasia kemenangan atas daging itu, yakni berperang dan berdoa. Roh Kudus berdoa untuk kita dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan, kita juga harus berperang melawan daging kita ini.
Itulah sebabnya mengapa kita perlu Roh Kudus, dan ayat ini menegaskan bahwa setiap orang percaya memiliki Roh Kudus di dalam dirinya karena Roh Kudus adalah tanda atau meterai kepemilikan Allah atas kita. Sebab itu jangan ragu untuk meminta pertolonganNya. Ia adalah Penolong yang Tuhan sediakan bagi kita untuk mendampingi kita selama-lamanya (Yoh. 14:16)

(Rom. 8:10)  Tetapi jika Kristus ada di dalam kamu, maka tubuh memang mati karena dosa, tetapi roh adalah kehidupan oleh karena kebenaran.

- "Kristus” adalah nama panggilan bagi Yesus yang telah diurapi oleh Roh Kudus, tetapi banyak kali “Kristus” juga menunjuk kepada Pribadi Roh Kudus yang diam di dalam diri orang percaya seperti yang dimaksud oleh ayat ini.

- “tubuh memang mati karena dosa” – Tubuh kita ini mau tidak mau akan mati karena akibat dosa-dosa kita, kecuali Kristus sudah datang sebelum kita mati maka tubuh kita akan diubahkan dalam sekejap mata (1Kor. 15:51-52).

- “tetapi roh adalah kehidupan oleh karena kebenaran” – Tetapi bagi orang yang memiliki Kristus di dalam dirinya, rohnya akan tetap hidup oleh karena kebenaran yang ia miliki di dalam Kristus. Lalu bagaimana dengan tubuhnya? Pada waktu Kristus datang yang kedua kalinya ia akan dibangkitkan dengan tubuh yang baru, tubuh kebangkitan, untuk menyongsong Yesus di angkasa (1Tes. 4:16-17). Itulah kerinduan kita orang percaya seperti yang dikatakan oleh rasul Paulus, “Yang kukehendaki ialah…supaya aku akhirnya beroleh kebangkitan dari antara orang mati” (Fil. 3:10-11). Haleluya!!! (SK)

"Mengampuni, Mendoakan, Memberkati"

Pdt. Yusak Tjong

GPdI Lembah Dieng


Jalan Lembah Dieng H1

Malang, Jawa Timur

Indonesia

phone : 0341-551692

fax : 0341-559435