Jumat Januari 19 , 2018

Imanuel

Pdt. Simon Kostoro
Sabtu, 30 Desember 2017

Matius 1 : 23 "Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel" --yang berarti: Allah menyertai kita.
Nama Imanuel ini tidak muncul begitu saja tetapi akarnya 700th sebelum kelahiran Yesus, yaitu pada zaman nabi Yesaya. Imanuel artinya  Allah menyertai kita atau Allah berserta kita. Nama Imanuel pertama kali disebutkan dalam Yesaya 7 : 14. Dan latar belakang dari nama “Imanuel” ini dapat kita baca di 2Raja. 16  2Taw. 28. Saat itu kerajaan bangsa Israel terpecah menjadi dua bagian. Kerajaan Utara yaitu Israel dengan ibukota Samaria dan Kerajaan Selatan atau Yehuda ibukota Yerusalem. Saat itu ada 2 raja yang memerintah, Selatan diperintah oleh raja Ahas dan disebelah utara itu raja Pekkah. Kedua raja ini saling bermusuhan, Raja Ahas melawan Raja Pekkah. Ketika itu raja Pekkah ini minta tolong kepada bangsa Aram untuk menghancurkan raja Ahas. Raja Pekkah dengan raja Rezim (Raja Aram) bersekutu untuk menghancurkan raja Ahas di Selatan. Mendengar itu Raja Ahas gemetar karena ketakutan menghadapi musuh. Tetapi Tuhan masih sayang walaupun Ahas sudah meninggalkan Tuhan. Tuhan lewat nabi Yesaya memberi tahu kepada Ahas supaya ia jangan takut. Tuhan akan melindungi sehingga Raja Pekkah dan Raja Rezim tidak akan bisa menjatuhkan Yerusalem. Tetapi Ahas masih belum mantap, akhirnya Yesaya berkata kepada Ahas supaya ia meminta tanda dari Tuhan, baik tanda langit atau tanda yang di bumi. Ahas ditantang untuk meminta tanda apa saja supaya dia yakin dan tenang. Tetapi Ahas menjawab bahwa ia tidak mau mencobai Tuhan. Kemudian Yesaya berkata bahwa jika Ahas tidak mau meminta tanda maka Tuhan sendiri yang akan memberi tanda, yaitu seorang perempuan muda akan melahirkan anak laki laki dan anak itu akan dinamakan Imanuel.  Jadi Imanuel adalah sebuah tanda bahwa Allah akan menyertai umatNya. Imanuel adalah tanda untuk Ahas agar ia tidak takut lagi. Tetapi apa yang terjadi? Ahas tetap tidak percaya dan akhirnya ia minta tolong kepada bangsa Asyur untuk menyerang Israel dan Aram. Bangsa Asyur memang datang menolong Ahas, tetapi ia tidak sungguh- sungguh menolong. Alkitab mencatat bahwa bukannya mendapat kelegaan tetapi semakin tertindas oleh Asyur bahkan dikatakan pada akhir kehidupannya Ahas , ia semakin jauh meninggalkan Tuhan, dia menyembah kepada dewa dewa asing. Dia tidak lagi percaya kepada Tuhan dan meninggalkan Tuhan, akhirnya dia benar benar jatuh dan mati.
Kisah ini menjadi pelajaran bagi kita sebab kita juga mendapat pesan yang sama dari Tuhan bahwa Imanuel, Allah beserta kita di tahun 2018 dan sampai seterusnya. Sebab itu kita harus percaya dan jangan takut. Jangan seperti Ahas yang tidak percaya dan  mencari pertolongan dari yang lain yang membuatnya tambah tersesat.
Firman Tuhan sudah jelas banyak sekali janji janji Tuhan tentang pernyertaan Tuhan.
Yes. 41 : 10 “janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan.”
Dan di dalam jaman Perjanjian Baru, Allah tetap menyertai kita oleh Roh Kudus yang diam di dalam kita.
Yoh. 14 : 16 “Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya,”

Ada satu kisah menarik di Markus 4:35 – 41
Murid-murid bersama Yesus sedang menyeberangi danau. Sekonyong-konyong datanglah badai yang dahsyat. Perahu terombang-ambing bahkan air menyembur masuk ke dalam perahu. Murid murid panik tetapi Yesus sedang tidur di buritan. Lalu mereka membangunkan Yesus. Yesus bangun dan menghardik angin itu dan danau itu menjadi teduh sekali .
Mari kita renungkan kisah ini, Yesus Sang Imanuel sedang berada di dalam perahu, mungkinkah perahu itu tenggelam? Bila Yesus menyertai rumah tangga, bisnis, kehidupan kita, Dia tidak akan membiarkan kita tenggelam. Orang lain bisa berkata-kata apa saja, tetapi percayalah bahwa perahu kita tidak akan tenggelam karena Yesus ada di dalamnya!
Ulangan 31:8 “Sebab TUHAN, Dia sendiri akan berjalan di depanmu, Dia sendiri akan menyertai engkau, Dia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau; janganlah takut dan janganlah patah hati."

Masuklah di tahun yang baru bersama dengan Tuhan! (KGDP)

"Mengampuni, Mendoakan, Memberkati"

Pdt. Yusak Tjong

Gereja Pantekosta di Indonesia Lembah Dieng

Jl. Lembah Dieng H1 Malang

phone (0341) 551692

fax (0341) 559435

contact : support@gpdilembahdieng.com

www.gpdilembahdieng.com