Selasa Agustus 21 , 2018

Karya Roh Kudus Dalam Tuaian Besar

Ps. Mark L. Warkentin - USA
Sabtu & Minggu, 2-3 Desember 2017

Yeh. 47:1-12 merupakan gambaran yang luar biasa tentang karya Roh Kudus dalam gereja Tuhan dan dalam tiap pribadi orang percaya. Roh Kudus digambarkan seperti sungai yang mengalir keluar dari Bait Suci. Dan air itu makin lama makin dalam, mulai dari pergelangan kaki, ke lutut, sampai ke pinggang, dan akhirnya tidak dapat diseberangi lagi. Air asin yang melalui sungai itu dapat menjadi tawar, sehingga ada banyak sekali ikan di sana. Para penangkap ikan pun berdatangan ke sana. Salah satu bagian dari tempat itu tetap asin sehingga tetap menjadi tempat mengambil garam. Selain itu, di sana tumbuh berbagai pohon yang tidak pernah layu daunnya dan terus berbuah.

Ketika Roh Kudus dicurahkan akan ada perkara besar yang terjadi. Saat Roh Kudus tercurah pertama kali di loteng Yerusalem ada 3000 jiwa yang bertobat dan menerima Yesus. Di hari-hari berikutnya bertambah menjadi 5000 jiwa, dan sampai akhirnya menjadi sangat banyak sehingga tidak dapat terhitung lagi jumlahnya. Apa kuncinya? Nikmati pengalaman yang lebih dalam dengan Roh Kudus dan mulailah melangkah lebih jauh lagi. Tuhan akan membawa kita ke tempat-tempat yang tidak pernah kita pikirkan sebelumnya, dan kita akan melakukan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar lagi. Kita akan menjadi penjala-penjala manusia dan terus membuahkan anak-anak rohani. Ada rencana Tuhan yang besar bagi gereja Tuhan dan setiap pribadi di dalamnya.

Dalam Luk. 3:16-17 dicatat mengenai Yohanes Pembaptis yang membaptis dengan air di Sungai Yordan. Namun dikatakan bahwa Yesuslah yang akan membaptis kita dengan Roh Kudus dan dengan api. Ia akan membawa kita ke tempat pengirikan (tempat untuk memisahkan gandum dari sekamnya), dengan tujuan untuk membersihkan kehidupan kita dari segala dosa. Itulah sebabnya Roh Kudus turun dalam pribadi Yesus dalam rupa burung merpati, sedangkan kepada kita dalam rupa api. Yesus adalah pribadi yang murni, sedangkan kita adalah pribadi yang masih penuh dosa dan perlu untuk dibersihkan.

Setelah dibersihkan, Tuhan mengajak kita untuk memandang ladang menguning yang sudah siap untuk dituai (Yoh. 4:35). Tuhan membawa kita untuk mengenal isi hati dan kerinduan-Nya. Hati Tuhan begitu penuh dengan belas kasihan akan jiwa-jiwa. Tuhan mau menyelamatkan jiwa-jiwa yang terhilang. Bagaimana dengan kita? Apakah hati kita saat ini sudah dipenuhi dengan kasih Allah akan dunia ini? Karena itu sangat penting untuk setiap pribadi berdoa agar memiliki mata yang melihat, telinga yang mendengar, dan hati yang taat melakukan kehendak-Nya.Tuhan sangat menanti-nantikan pribadi-pribadi yang seperti ini, bukan pribadi-pribadi yang seolah-olah taat namun sebenarnya melakukan kehendaknya sendiri.

Api Roh Kudus akan membawa kita pada kasih yang mula-mula, yaitu kasih yang murni kepada Allah dan juga kepada jiwa-jiwa. Kasih kepada Allah mendorong kepada ketaatan, dan ketaatan ini jauh lebih penting dari segala pekerjaan pelayanan. Kemudian kasih dan ketaatan itulah yang akan mendorong kita untuk memandang pada tuaian besar yang Tuhan sediakan. Yl. 2:24 berkata: ”Tempat-tempat pengirikan menjadi penuh dengan gandum, dan tempat pemerasan kelimpahan anggur dan minyak. ” Tuaian besar berbicara tentang gandum, anggur, dan minyak.

Kita sebagai gereja Tuhan adalah tempat pengirikan, di mana setiap pribadi perlu disucikan sehingga dapat bertemu dengan Tuhan. Namun gereja Tuhan juga adalah lumbung-Nya Tuhan. Ini berbicara tentang karya Roh Kudus dalam diri kita, baik sebagai gereja Tuhan maupun sebagai individu, yang akan membawa tuaian gandum atau jiwa-jiwa kepada Kristus. Setelah dimenangkan, jiwa-jiwa itu harus dirawat, dipelihara, dan diajar atau dimuridkan di dalam gereja.

Selain gandum Roh Kudus juga memberikan tuaian anggur. Anggur berbicara tentang sukacita (Ams. 16:11). Di hadirat-Nya ada sukacita yang berlimpah-limpah karena adanya kelepasan dari segala belenggu. Dan sukacita itulah yang akan mendatangkan kekuatan yang luar biasa untuk menanggung segala perkara. Orang percaya sudah seharusnya memancarkan sukacita di tengah dunia yang gelap ini, sehingga orang yang belum percaya tertarik untuk memiliki sukacita itu. Karena itu minumlah dan mabuklah di dalam Roh Kudus agar kita tidak pernah kehilangan sukacita (Efe. 5:18).

Roh Kudus juga memberikan tuaian minyak. Ini berbicara tentang Roh Kudus yang akan membangkitkan kelima jawatan dalam gereja Tuhan. Memenangkan jiwa tidak dapat dilakukan oleh satu jawatan saja, seperti gembala atau guru yang bergerak di area dalam gereja. Namun sebenarnya pekerjaan ini tidak lepas dari peranan utuh dari tiga jawatan lainnya yang bergerak di area luar gereja, seperti nabi, rasul, dan penginjil. Karena itu paradigma kita harus berubah. Perhatikanlah juga pekerjaan Tuhan di luar gereja sama seperti kita memperhatikan pekerjaan Tuhan di dalam gereja.

Pada intinya adalah jangan sampai kita membatasi pekerjaan Roh Kudus. Ada banyak kisah luar biasa yang sudah Tuhan buat dalam diri orang-orang percaya. Namun saat ini Tuhan ingin Anda memiliki kisah Anda sendiri! Ada rencana Tuhan yang besar bagi Anda dan gereja Tuhan di hari-hari ini. Anda akan terus berbuah (Mzm. 92) dan melakukan hal-hal yang belum pernah Anda lakukan sebelumnya. Anda akan menjadi pembuka jalan dan perintis dalam tuaian besar ini. Percayakah Anda? Undang Roh Kudus untuk berkarya lebih lagi dan lebih lagi dalam hidup Anda! Tuhan Yesus memberkati. (XY)

"Mengampuni, Mendoakan, Memberkati"

Pdt. Yusak Tjong

Gereja Pantekosta di Indonesia Lembah Dieng

Jl. Lembah Dieng H1 Malang

phone (0341) 551692

fax (0341) 559435

contact : support@gpdilembahdieng.com

www.gpdilembahdieng.com