Kamis Desember 14 , 2017

Guru Sekolah Minggu Tugas Mulia

 

Tugas guru Sekolah Minggu sangat penting dan menentukan masa depan gereja. Tanggung jawab guru Sekolah Minggu sangat besar yaitu menjadikan anak didiknya seorang Kristen sejati. Pelayanan anak sama pentingnya dengan pelayanan lain.
Memang pelayanan Sekolah Minggu adalah kerja sosial, kami guru Sekolah Minggu tidak mendapat gaji (bayaran). Bahkan kami sering merasa tidak dihargai. Pernah ada orang tua murid marah-marah di kelas kami yang terlambat selesai karena ada acara kuis. Kami sempat shock dan merasa down.
Pendeta Bill Wilson seorang pelayan anak yang tangguh dan yang telah dengan sungguh-sungguh bekerja untuk menjangkau anak-anak berpendapat, penyerahan diri total seorang guru Sekolah Minggu dan cara pandang (konsep) yang diubahkan sangat penting. Pelayanan ini harus dimulai dari dalam pribadi guru Sekolah Minggu sebagai pribadi Kristen yang memberikan dirinya secara penuh kepada Yesus Kristus. Tanpa ada api yang membakar hingga tulang belulang anda, maka semuanya tidak ada artinya. Anda mau melayani? Layani dengan sungguh-sungguh, dengan hati yang terbakar, rela menyerahkan diri untuk pelayanan ini.
Paling penting bukan metode mengajar, tetapi penyerahan diri total. Guru Sekolah Minggu membagikan harta abadi, memegang kebenaran Illahi, mengenalkan Kristus sedini mungkin kepada anak-anak Sekolah Minggu.
Guru Sekolah Minggu harus memiliki hati yang suci. Tidak mendendam, tetapi memaafkan walau anak-anak nakal dan kurang ajar. Guru Sekolah Minggu berlaku dan berkata sopan. Tidak melakukan pelecehan (bullying).
Guru Sekolah Minggu adalah juga gembala. Memiliki hati rela berkorban, mengenal setiap dombanya, wajib menyediakan makanan rohani, mencintai dan mendoakan masing-masing anak didiknya.
Guru Sekolah Minggu harus menjadi teladan dalam perkataan, tingkah laku, kasih, kesetiaan, dan kesucian.
Guru Sekolah Minggu berkewajiban mendoakan murid-muridnya dengan pokok-pokok doa: pribadi anak-anak, keluarga, sekolah, lingkungan pergaulan sekitar.
Pengajaran penuh kuasa harus bergantung kepada kuasa, urapan, dan kehadiran Roh Kudus. Belajar keras, berusaha memberikan yang terbaik, perlu menjadi pandai.
Guru Sekolah Minggu juga perlu melakukan kunjungan ke rumah anak Sekolah Minggu (visitasi/ besuk). Mengenal lebih dalam kehidupan anak, membina hubungan lebih erat secara pribadi, membina kerja sama baik dengan keluarga atau orang tua anak Sekolah Minggu.    
Doa seorang guru Sekolah Minggu: "Tuhan Yesus, aku sadar aku bukan orang yang cukup layak untuk menjadi seorang guru bagi anak-anak. Tetapi aku mau belajar menjadi guru yang baik seperti yang Kau teladankan. Tolonglah aku, ya Tuhan." Amin.


As. Guru Sekolah Minggu. GPdI Lembah Dieng

"Mengampuni, Mendoakan, Memberkati"

Pdt. Yusak Tjong

Gereja Pantekosta di Indonesia Lembah Dieng

Jl. Lembah Dieng H1 Malang

phone (0341) 551692

fax (0341) 559435

 

contact : support@gpdilembahdieng.com

www.gpdilembahdieng.com