Kamis Desember 14 , 2017

Be Ready, HE is coming! - Pelajaran Kitab Wahyu (89)

 

(Why 11:11)  Tiga setengah hari kemudian masuklah roh kehidupan dari Allah ke dalam mereka, sehingga mereka bangkit dan semua orang yang melihat mereka menjadi sangat takut.

- Di pelajaran yang lalu kita sudah melihat bagaimana kedua orang saksi ini dibunuh oleh Antikris dan mayatnya digeletakkan di jalan raya kota Yerusalem,  sehingga bisa ditonton oleh semua orang termasuk mereka yang tinggal di luar negeri (hal ini sangat dimungkinkan dengan adanya kemajuan tehnologi sekarang ini). Namun apa yang terjadi kepada mayat kedua orang saksi Allah ini? Sesudah tiga setengah hari mereka dibangkitkan oleh Allah!

- “Tiga setengah hari kemudian…” – Firman Allah dengan jelas menulis waktunya “tiga setengah hari”. Ini berkaitan dengan masa pemerintahan Antikris selama tiga setengah tahun. Mereka alami kebangkitan yang sama seperti halnya Kristus, yakni dibangkitkan dengan tubuh kemuliaan. Kristus adalah buah sulung kebangkitan kemudian diikuti oleh mereka dan kita semua. Kubur dan kuasa maut tidak dapat menahan mereka! Mereka dibangkitkan sebagai pemenang! Dan apa yang terjadi dengan orang-orang yang membenci mereka?

- “semua orang yang melihat mereka menjadi sangat takut” – Mereka yang tadinya bersukacita atas kematian dua saksi itu kini ditimpa dengan ketakutan yang sangat hebat!

(Why 11:12)  Dan orang-orang itu mendengar suatu suara yang nyaring dari sorga berkata kepada mereka: "Naiklah ke mari!" Lalu naiklah mereka ke langit, diselubungi awan, disaksikan oleh musuh-musuh mereka.

- Bukan hanya kebangkitan tetapi juga ada suara dari sorga terdengar oleh khalayak ramai, “Naiklah kemari!”. Hal ini sama dengan yang terjadi waktu Yesus dibaptis di sungai Yordan terdengar suara : “Inilah Anak yang Kukasihi, kepadaNyalah Aku berkenan”, atau juga suara yang terdengar waktu Yesus dipermuliakan di atas gunung : “Inilah Anak yang Kukasihi, kepadaNyalah  Aku berkenan, dengarkanlah Dia!”. Bedanya, kini suara itu diperdengarkan kepada dunia yang memberontak terhadap Allah, kepada musuh-musuh Allah.

- “Lalu naiklah mereka ke langit, diselubungi awan, disaksikan oleh musuh-musuh mereka” – Apa yang terjadi dengan dua saksi ini sama dengan Yesus waktu naik ke sorga. Bedanya, kalau Yesus hanya disaksikan oleh murid-muridNya tetapi kalau dua saksi ini disaksikan oleh orang-orang yang membenci mereka. Dari sini kita dapat menyimpulkan bahwa Allah sengaja mendemonstrasikan kuasa kebangkitanNya kepada dunia, untuk menunjukkan bahwa Dia adalah Kebangkitan dan Hidup (Yoh. 11:25,26).

(Why 11:13)  Pada saat itu terjadilah gempa bumi yang dahsyat dan sepersepuluh bagian dari kota itu rubuh, dan tujuh ribu orang mati oleh gempa bumi itu dan orang-orang lain sangat ketakutan, lalu memuliakan Allah yang di sorga.

- Gempa bumi yang dahsyat selalu mewarnai penghukuman Allah atas dunia ini. Dan di sini juga terjadi gempa bumi yang dahsyat! Ingat waktu Tuhan Yesus mati di atas kayu salib Golgota juga terjadi gempa bumi yang dahsyat dan banyak kubur terbuka dan orang-orang kudus bangkit (Mat. 27:51, 52).

- “sepersepuluh bagian dari kota itu rubuh” – Tidak  pelak lagi, kota yang dimaksud disini adalah kota Yerusalem. Sepuluh adalah “angka penghukuman” (ingat dengan sepuluh tulah). Allah sedang menghukum orang-orang yang tidak percaya ini!

- “tujuh ribu orang mati” – Kita ingat waktu jaman Elia, Tuhan menyimpan 7000 orang yang tidak tunduk menyembah kepada Baal (I Raj. 19:18), sebaliknya di sini kita melihat ada 7000 orang yang mati. Mereka pastinya adalah orang-orang yang tunduk menyembah kepada patung Antikris!

- “orang-orang lain sangat ketakutan, lalu memuliakan Allah yang di sorga” – Jangan salah, mereka ini bukan bertobat, tetapi mereka di dalam ketakutannya, mengakui keMahakuasaan Allah. Sama seperti orang-orang Mesir, ketika melihat bagaimana Allah menghancurkan Mesir dengan sepuluh tulah, mengakui kebesaran Allah, tetapi mereka tetap tidak mau bertobat!

(Why 11:14)  Celaka yang kedua sudah lewat: lihatlah, celaka yang ketiga segera menyusul.

- Semua yang sudah kita lihat di atas adalah bagian dari celaka kedua atau sangkakala keenam. Dan dengan demikian kita akan masuk kepada sangkakala ketujuh atau celaka yang terakhir. Lalu apa yang terjadi ketika sangkakala ketujuh ditiup? Ikuti terus pelajaran Wahyu ini... (SK)

"Mengampuni, Mendoakan, Memberkati"

Pdt. Yusak Tjong

Gereja Pantekosta di Indonesia Lembah Dieng

Jl. Lembah Dieng H1 Malang

phone (0341) 551692

fax (0341) 559435

 

contact : support@gpdilembahdieng.com

www.gpdilembahdieng.com